Relokasi Korban Pergerakan Tanah Menunggu Perjanjian dengan PTPN VIII

oleh -
Wakil Bupati Sukabumi H. Iyos Somantri (tengah) mengadakan pertemuan dengan Direktur PTPN VIII Mohammad Yudayat (kedua dari kiri) bersama jajaran Pemkab Sukabumi untuk membahas rencana relokasi korban bencana pergerakan tanah di Kecamatan Nyalindung.

Wartawan Nanang Setiana

Satu langkah lagi, Pemkab Sukabumi akan melaksanakan relokasi bagi korban pergerakan tanah di Desa Cijangkar dan Desa Mekarsari, Kecamatan Nyalindung. Realisasi dari relokasi tersebut tinggal menunggu perjanjian kerja sama (PKS) dengan PTPN VIII karena lahan yang akan digunakan milik BUMD tersebut.

banner 970x90

“Kebutuhan lahan relokasi seluas 4 hingga 5 hektare. Untuk penyediaan lahannya telah ada lampu hijau dari PTPN VIII,” kata Wakil Bupati Sukabumi, H. Iyos Somantri setelah mengadakan pertemuan dengan Direktur PTPN VIII di Kantor PTPN VIII di Jalan Sindangsirna, Gegerkalong, Kota Bandung, Selasa (25/5/2021).  

Dalam pertemuan dengan Direktur PTPN VIII, Mohammad Yudayat, Pemkab Sukabumi memperoleh kepastian untuk penyediaan lahan relokasi bagi korban pergerakan tanah di Kecamatan Nyalindung. Tujuan kunjungannya ke Bandung antara lain untuk menindaklanjuti pembuatan PKS terkait rencana relokasi tersebut.

“Sudah ada beberapa kesepahaman. Bahkan pada Rabu besok tim dari PTPN VIII akan mengecek secara langsung lokasi yang akan dijadikan tempat relokasi. Tim ini akan melakukan cek ulang, pengukuran, dan membuat berita acara terkait penggunaan lahan,” jelas wakil bupati. 

Relokasi bagi korban bencana pergerakan tanah di Kecamatan Nyalindung sudah sangat mendesak, lanjut Iyos, karena itu Pemkab Sukabumi melakukan gerak cepat untuk merealisasikan rencana tersebut.

“Kita ingin segera membuat Perjanjian Kerja Sama mengenai penggunaan lahan PTPN VIII untuk relokasi korban bencana pergerakan tanah. Sebab ini yang paling mendesak,” ucapnya.

Selain itu, H. Iyos pun membahas rencana pembangunan beberapa ruas jalan di Kabupaten Sukabumi yang akan menggunakan lahan milik PTPN VIII. Ruas-ruas jalan dimaksud antara lain Palabuhanratu-Cisolok, Pamuruyan- Kebonrandu, dan Kadudampit-Sukalarang.

“Ruas jalan ini untuk mendukung pengembangan wilayah termasuk agrowisata, pertanian, dan perkebunan. Selain itu untuk mengurai kemacetan di jalan-jalan utama,” jelas Iyos.

Pada pertemuan itu wakil bupati disampingi sejumlah pejabat antara lain Kepala Dinas Perkim Dedi Cardiman dan Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi Anita Mulyani. (*)

Print Friendly, PDF & Email