Dinas Pertanian Terus Dorong Perluasan Lahan Tanaman Kedelai

oleh -
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, H. Sudrajat menjelaskan potensi kedelai di berbagai kecamatan kepada Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami pada kegiatan pencanangan panen kedelai di Desa Pasiripis, Kecamatan Surade.

Wartawan Dicky Sopyan

Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi akan terus mendorong pengembangan lahan dan peningkatan hasil panen kedelai. Saat ini luas lahan tanaman kedelai di Kabupaten Sukabumi mencapai 400 hektare yang akan dikembangkan menjadi 800 hektare. Areal lahan tanaman kedelai menyebar di kecamatan-kecamatan Jampangkulon, Surade, dan Cibitung.

banner 970x90

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, H. Sudrajat di tengah pencanangan panen kedelai tahun 2021 oleh Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami di Kampung Cilandak, Desa Pasiripis, Kecamatan Surade, Senin (24/05/2021). Pengembangan lahan kedelai, kata Sudrajat, akan didorong untuk menjadikan Kabupaten Sukabumi sebagai penghasil bahan utama tahu dan tempe tersebut.

“Rencana tahun ini lahan tanaman kedelai akan dikembangkan menjadi 800 hektare. Sebagian dari hasil panen pada lahan 400 hektare akan dijadikan bibit untuk mengembangkan lahan tanaman kedelai,” ujar dia.

Pada kegiatan pencanangan panen kedelai itu, Bupati juga menyaksikan penandatanganan perjanjian kerja sama  antara off taker (penyedia barang dan sarana pertanian) dan kelompok tani untuk pengembangan tanaman kedelai, padi, jagung, dan ubi kayu. Hadirin pada pencanangan panen kedelai itu menerapkan protokol kesehatan.

Di tempat yang sama Bupati Sukabumi mengatakan, pencanangan gerakan panen kedelai harus dimanfaatkan dengan sebaik mungkin oleh kelompok tani. Apalagi saat ini disertai adanya kemudahan akses untuk petani dari pemerintah pusat.

“Para petani tidak perlu khawatir tentang penjualan karena sudah ada mitra yang akan membeli hasil panen,” kata Marwan.

Dia mengajak para petani agar menggali potensi kedelai. Untuk beras, Kabupaten Sukabumi selalu surplus. Dia mengharapkan setiap wilayah di Sukabumi memiliki komoditas pertanian unggulan masing-masing. Tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.  

“Pemda akan terus mendorong pembangunan prasarana pertanian. Tidak lama lagi ada rencana membangun bendungan di Cikarang untuk mendukung pasokan air ke lahan pertanian. Bahkan kita coba juga membangun embung agar para petani tidak terganggu oleh pergantian musim,” ujarnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email