Malam Takbiran di Jampangkulon, Penagih Utang Tewas Bersimbah Darah

oleh -
Lokasi pembunuhan di malam takbiran dipasangi garis polisi untuk mencegah orang keluar masuk TKP.

Wartawan Dicky Sopyan

Malam takbiran menyambut Idul Fitri 1442 Hijiriah  di Kampung Cikiwul RT 04 RW 02 Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi diwarnai peristiwa berdarah. Di malam yang khidmat suci itu, satu orang meninggal dunia dan satu lagi mengalami luka berat akibat sabetan golok.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, pembunuhan itu diawali dengan kedatangan  Edi (40) dan Dariansah (32) di rumah TRP (24) di Kampung Cikiwul Desa Bojongsari pada Rabu (12/5/2021) selepas buka puasa. Keperluannya untuk menagih utang kepada ayah TRP yang telah meninggal dunia. Konon besarnya utang Rp63 juta.  

Edi yang bekerja sebagai pekerja honorer beralamat di Kampung Cijati RT 02 RW 03 Desa Sumberjaya, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi. Dariansah yang juga pekerja honorer merupakan tetangga Edi.

Sekitar pukul 19.00 WIB, TRP datang ke rumah ibunya Renih (54) yang letaknya tidak terlalu jauh. Dia menyampaikan ada orang dari Tegalbuleud yang menagih utang almarhum bapaknya. Setelah itu TRP kembali ke rumahnya.

Satu jam kemudian kira-kira pukul 20.00 WIB, Renih mendengar suara ribut-ribut di rumah anaknya. Dia melihat TRP menyerang para tamunya. 

Melihat kejadian itu, spontan Renih meminta tolong kepada warga sekitar. Warga berdatangan, mereka menemukan Edi telah tergeletak tidak berdaya dan rekannya dalam keadaan luka berat. TRP yang merupakan terduga melakukan pembacokan tidak ada di tempat.

Tidak berapa lama, anggota Polsek Jampangkulon dan Koramil 2213/Jampangkulon tiba di lokasi. Petugas langsung memasang garis polisi di tempat kejadian. Mereka juga membawa Dariansah ke RSUD Jampangkulon.  

Terduga pelaku yang melarikan diri, kini sedang dalam pengejaran  Polsek Jampangkulon dan Polres Sukabumi. (*)

Print Friendly, PDF & Email