Pemdes Kutasirna Bagikan Dana Insentif bagi Guru Ngaji

oleh -
Kades Kutasirna, Endang Setiawan (kanan) secara simbolis meyerahkan dana insentif kepada seorang guru ngaji.

Wartawan Nanang Setiana

Pemdes Kutasirna, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi membagikan dana insentif bagi para guru ngaji yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahap I, Selasa (11/5/2021). Pada pembagian insentif tersebut, tiap-tiap guru ngaji mendapat bagian sebesar Rp180 ribu.  

banner 970x90

“Para guru ngaji tersebut selama ini telah berjasa dalam mengajar dan mendidik anak- anak di wilayahnya masing-masing di bidang ilmu agama termasuk tata cara  membaca Al-Quran. Mereka patut mendapatkan apresiasi,” kata Kepala Desa Kutasirna, kata Endang Setiawan di tengah pembagian dana insentif guru ngaji. 

Dana insentif diberikan kepada 84 orang guru ngaji. Pembagian dana intensif tersebut, ujar Endang, sebagai bentuk terima kasih dari desa dan masyarakat atas kerja keras dan perjuangan para guru ngaji dalam syiar Islam.

Guru ngaji yang mendapatkan insentif tidak semuanya masih aktif mengajar. Di antara penerima dana insentif ada yang sudah tidak aktif mengajar.

“Idealnya mereka yang menerima dana insentif adalah yang masih aktif mengajar. Bantuan untuk penerima dana insentif yang sudah tidak aktif mengajar sebaiknya dialihkan kepada guru ngaji yang masih aktif mengajar,” tutur kades.

Sementara itu seorang penerima dana insentif, M. Aep Saepulloh warga Kampung Kutasirna RT 09 RW 03 menuturkan, dia mengajar ngaji sudah puluhan tahun lamanya. Muridnya sudah beberapa generasi.

“Saya sudah puluhan tahun mengajar ngaji. Dulu saya mengajar bapaknya sekarang mengajar anak-anaknya,” kata Aep.

Alhamdulillah, kata dia, insentif yang diterimanya sangat membantu para guru ngaji dalam menghadapi Lebaran. Insya Allah, lanjutnya, pemberian dana untuk para guru ngaji itu dapat mendatangkan keberkahan bagi pemerintah desa dan para penerima bantuan. (*)

Print Friendly, PDF & Email