Gubernur Ingatkan Daerah Kerumunan Kegiatan Berbelanja Lebaran

oleh -
Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami dan jajaran ketika mengikuti Rakor Komite Kebijakan Penanganan Covid 19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jawa Barat yang dipimpin oleh Gubernur HM. Ridwan Kamil.

Wartawan Nanang Setiana

Gubernur Jawa Barat HM. Ridwan Kamil atau akrab disapa Kang Emil mengingatkan daerah untuk mewaspadai kerumunan di pusat-pusat perbelanjaan menjelang Lebaran. Para kepala daerah diminta supaya tidak kendor untuk mengedukasi masyarakat terkait protokol kesehatan (prokes).

banner 970x90

Imbauan gubernur itu disampaikan pada Rakor Komite Kebijakan Penanganan Covid 19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jawa Barat yang dilaksanakan secara virtual yang diikuti para bupati/wali kota se-Jabar,  Jumat (7/5/2021). Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami mengikuti rapat tersebut di Pendopo Sukabumi.

“Pemda harus memperketat penerapan protokol kesehatan, terutama di pusat-pusat perbelanjaan. Aparat pemda terus mengingatkan masyarakat tentang pentingnya protokol kesehatan,” kata Kang Emil.

Kedisiplinan masyarakat dalam penerapan prokes, lanjut dia,  jangan sampai menurun. Para bupati dan wali kota harus mengerahkan segala sumber dayanya untuk mengedukasi masyarakat tentang hal tersebut.

Kondisi saat ini di Jawa Barat, ujar gubernur, berkat kerja keras Komite Kebijakan Penanganan Covid 19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah terjadi pertumbuhan ekonomi. Pengangguran pun mulai berkurang karena ada lowongan kerja.

“Bahkan tingkat konsumsi masyarakat akan naik yang dapat meningkatkan perekonomian,” tutur Kang Emil.

Senada dengan gubernur, Bupati Sukabumi mengatakan, di Kabupaten Sukabumi juga terjadi pertumbuhan ekonomi. Selama masa wabah Covid-19, Pemkab Sukabumi telah melakukan berbagai upaya untuk menyelamatkan ekonomi daerah melalui sejumlah kebijakan yang salah satunya penguatan UMKM.

Pemda terus mendorong dunia usaha dan pelaku UMKM agar tumbuh sehingga dapat membuka lowongan kerja. Pengangguran pun mulai berkurang karena beberapa industri dapat kembali mempekerjakan pencari kerja.

Menjelang Idul Fitri terjadi pertumbuhan ekonomi yang dipicu oleh naiknya kebutuhan masyarakat terhadap berbagai jenis barang dan komoditas. (*)  

Print Friendly, PDF & Email