Kades Mekartajung: Penjualan Besi Rongsokan Eks Jembatan Dilakukan Berdasarkan Kesepakatan Warga

oleh -
Besi tua eks Jembatan Cibodas kondisinya telah keropos dan berkarat dilego ke penampung barang rongsokan.

Wartawan M. Hamjah

Kepala Desa Mekartanjung, Eden Solihin mengatakan, penjualan besi rongsokan eks jembatan dilakukan berdasarkan kesepakatan dengan warga. Kesepakatan itu tercapai setelah warga membongkar besi-besi bekas Jembatan Cibodas yang terletak di Desa Mekartanjung, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi.

banner 970x90

“Besi rongsokan itu diangkat dari sungai oleh warga. Tadinya akan digunakan untuk memperbaiki jembatan gantung yang satu lagi. Namun kondisinya telah keropos dan berkarat. Jadi warga dengan perangkat desa sepakat untuk menjual besi rongsok tersebut,” kata Deden kepada wartawan, Senin (3/5/2021).

Mengapa besi eks Jembatan Cibodas bisa karam ke dalam sungai? Karena beberapa waktu lalu jembatan ini runtuh dihantam banjir. Sebagian materialnya hanyut terbawa banjir dan besi-besinya tenggelam.

Kemudian warga mengangkat lempengan-lempengan besi dari dasar sungai. Pemdes Mekartanjung dan warga telah bersepakat akan memanfaatkan besi tua itu untuk menunjang jembatan gantung yang letaknya tidak terlalu jauh dari Jembatan Cibodas.

Namun, apa daya, kondisi besi sudah terlalu tua dan dipenuhi dengan karat. Dilihat kondisinya itu, besi tersebut tidak bisa digunakan kembali untuk menunjang jembatan.

“Keputusannya besi tua itu dijual. Hasil penjualannya akan digunakan untuk memperbaiki jembatan gantung,” jelas Deden.  

Sementara Jembatan Cibodas saat ini sedang diperbaiki dengan proyek dari pemerintah yang dikerjakan oleh kontraktor.

Sebelumnya penjualan besi tua itu sempat dipertanyakan warga dan aktivis di Kecamatan Curugkembar. Mereka menginginkan besi bekas dari Jembatan Cibodas digunakan untuk meningkatkan jembatan yang satu lagi yang kondisinya telah rusak.

Dengan adanya penjelasan dari Kades Deden, keinginan dan harapan warga dapat terwujud. (*)

Print Friendly, PDF & Email