Bupati Siap Tindaklanjuti Masukan dari Buruh

oleh -
Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami ketika menerima rombongan audiensi serikat buruh pada hari peringatan May Day tahun 2021.

Wartawan Nanang Setiana 

Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami akan menindaklanjuti masukan dan aspirasi dari kalangan buruh. Tindak lanjut tersebut akan dinyatakan dalam bentuk kebijakan untuk memenuhi harapan para buruh.

banner 970x90

Hal itu dikatakan Marwan setelah beraudiensi dengan sejumlah anggota serikat buruh di Pendopo Sukabumi, Sabtu (1/5/2021). Audiensi serikat buruh dengan bupati itu dalam rangka peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day yang diisi dengan diskusi dan bertukar pikiran.

“Berbagai masukan dari rekan-rekan buruh akan ditindaklanjuti. Sebelumnya kami akan mencermati masukan-masukan dari rekan-rekan serikat buruh,” kata Marwan.

Dia harapkan kebijakan yang akan dibuatnya bermanfaat bagi para buruh dan memberikan dampak positif untuk perbaikan kesejahteraan mereka di masa depan.  

“Berbagai masukan dari serikat buruh akan kita cermati. Nanti hasilnya dieksekusi lewat kebijakan,” ujar bupati.

Ketua Serikat Pekerja Tekstil Sandang dan Kulit, Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SP-TSK SPSI) Kabupaten Sukabumi Mochamad Popon mengatakan, banyak hal yang disampaikan dalam audiensi tersebut. Dia dan rekan-rekan mengajukan beberapa permintaan kepada bupati.

“Kami datang ke Pendopo untuk bersilaturahmi dengan Pak Bupati sekaligus menyampaikan berbagai aspirasi. Permintaan dan usulan kami antara lain Perda Ketenagakerjaan, penyediaan ambulans di setiap perusahaan, serta sosialisasi Undang-undang Cipta Kerja,” kata Popon.

Serikat buruh berkeinginan adanya perda yang memberikan pelindungan bagi pekerja dan pelaku usaha. Wujudnya peraturan yang partisipatif, aspiratif, transparan, dan akuntabel.

Terkait pengadaan mobil ambulans di setiap perusahaan, ujar Popon, hal itu penting untuk mempermudah akses ke fasilitas kesehatan bagi buruh yang sakit.

Adapun sosialisasi UU Cipta Kerja, kata dia, pemda harus menyampaikan secara utuh, jangan hanya bagian-bagian yang menguntungkan perusahaan. (*)

Print Friendly, PDF & Email