Pelaku Seni di Sukabumi Satu Hati Membatu Nasib Sesama

oleh -
Para seniman yang tergabung di dalam organisasi P4S melakukan penggalangan dana untuk korban bencana alam dan anggota yang tertimpa musibah.

Wartawan Suparman

Seniman dan seniwati bdi Kabupaten  Sukabumi tetap satu hati dalam menyuarakan kepedulian terhadap nasib sesama. Bagi komunitas tersebut, solidaritas kepada sesama pelaku seni merupakan panggilan hati yang setiap saat bergeloran di dalam jiwa. 

Demikian diungkapkan Ketua Umum Paguyuban Seniman Seniwati Sauyunan Sukabumi (P4S), H. Iwan Holling di sela-sela kegiatan aksi penggalangan dana di Jalan Pangleseran, Desa Parakanlima, Kecamatan Cikembar, Sabtu (27/3/2021).

Kegiatan tersebut, kata Iwan, bertujuan untuk membantu anggota kelompok seniman yang tengah tergolek sakit yang membutuhkan uluran tangan.

“Ada 4 orang rekan kami yang sedang sakit, Mas Parno play keyboardis dari Wangunreja Nyalindung, Kang Bayu Rampak, Novi dari Palabuhanratu, dan saudara Vega,” ujar Iwan.

Melalui kegiatan tersebut, kata dia, para seniman ingin menunjukkan bahwa P4S tetap kompak dan bersatu dalam satu ikatan untuk membantu anggota yang sedang mengalami musibah.

“Organisasi kami legal dan diakui pemerintah. Kami sudah mendaftarkan organisasi P4S ke Kesbangpol,” tuturnya. 

Di masa pandemi sekarang ini anggota P4S mengahadapi berbagai kendala dan hambatan yang  cukup berat. Mereka tidak dapat meraih pekerjaan dari pentas seni pada hajatan atau ajang lain karena adanya aturan protokol kesehatan.

Ketua aksi penggalangan dana, Alexa Indri menuturkan, kegiatan yang digelarnya juga untuk membantu korban bencana alam Nyalindung.

“Hasil dari kegiatan ini juga akan kami salurkan kepada korban bencana alam di Nyalindung. Kami ingin mengurangi beban hidup mereka saat ini. Kami juga mendapatkan bantuan dari para donatur dan dermawan,” kata Alexa. (*)  

Print Friendly, PDF & Email