Wali Kota: Musrenbang, Jembatan Pemerintah dan Aspirasi Masyarakat

oleh -
Sesi memanjatkan doa yang dipimpin Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi pada Musrenbang tahun 2022.

Wartawan Nanang Setiana

Editor Wawan AS

Musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) tingkat kota bertujuan untuk menampung aspirasi masyarakat yang disampaikan pada musrembang kelurahan, kecamatan, hingga reses anggota DPRD. Berdasarkan proses dan pesertanya, Musrenbang merupakan jembatan antara pemerintah dan aspirasi masyarakat.

Hal itu dikatakan Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi ketika membuka Musrenbang Kota Sukabumi tahun 2022 di Hotel Horison, Jalan Siliwangi Kota Sukabumi, Kamis (25/3/2021).

Melalui Musnrebang, ujar wali kota, pemerintah menginventarisir dan menampung aspirasi masyarakat. Pemerintah hadir secara nyata pada kegiatan Musrenbang untuk merencanakan dan mewujudkan aspirasi masyarakat dalam bentuk kegiatan atau program pembangunan.

Musrenbang tersebut, ujar Fahmi, meramu semua kesepakatan masyarakat dan pemerintah untuk merencanakan dan melaksanakan pembangunan tahun 2022 di Kota Sukabumi. 

“Kegiatan ini mempertegas perencanaan dalam menata sebuah kota yang luasnya hanya 48 kilometer persegi dengan jumlah penduduk 355 ribu jiwa serta sumber daya alam yang terbatas,” ujar wali kota.

Melalui Musrenbang, para pemangku kepentingan merumuskan langkah-langkah untuk memaksimalkan potensi Kota Sukabumi sesuai dengan karakteristiknya dalam merencanakan kegiatan pembangunan taun 2022.

Dikatakan Fahmi, selama tiga tahun dari 2020 sampai tahun depan, perencanaan pembangunan harus memasukkan faktor wabah Covid-19.  

“Walaupun banyak kendala dan keterbatasan, hal itu jangan membuat kita lemah dan pasrah. Kita harus tetap mendesain perencanaan pembangunan yang terbaik. Di tengah keterbatasan ini ada kunci keberhasilan yakni sinergitas dan kebersamaan,” ujar Fahmi.

Intinya sinergitas dalam musrenbang adalah sebuah cara menyatukan berbagai elemen yang ada di Kota Sukabumi dalam wadah hexahelik. Unsur-unsur dari hexahelik terdiri dari akademisi, pebisnis, komunitas, government, media, dan industri keuangan.

Musrenbang tahun ini diselenggarakan secara hibrid dengan menghadirkan 30 undangan tatap muka serta 389 undangan virtual yang terkoneksi melalui fasilitas Meeting Zoom. Hal ini sesuai dengan protokol kesehatan.

Di tempat pembukaan tampak hadir Wakil Wali Kota Sukabumi, H. Andri Setiawan Hamami, Ketua DPRD Kota Sukabumi H. Kamal Suherman, Sekda Kota Sukabumi H. Dida Sembada, dan Plt Kepala Bappeda Kota Sukabumi Hj. Reni Rosyida Muthmainnah. Sekretaris Bappeda Provinsi Jawa Barat Iendra Sofyan hadir secara virtual. 

Kegiatan tersebut dihadiri pula oleh perwakilan unsur Forkopimda Kota Sukabumi, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi Hj. Fitri Hayati Fahmi, Wakil Ketua TP PKK Hj. Eva Siti Rahmatillah, dan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Sukabumi Hj. Sufiani Dida Sembada. (*)

Print Friendly, PDF & Email