Bupati Canangkan Target 100 Persen ODF atau Bebas Dolbon

oleh -
Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami (kanan) dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi H. Harun Alrasyid pada peluncuran Gesit Sabumi.

Wartawan Joko Samudro Suroboyo

Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami memerintahkan jajaran Pemkab Sukabumi dan mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk bergerak cepat dalam mencapai target 100 ODF (open defecation free) atau buang air besar (BAB) sembarangan. Jika target itu tercapai, Kabupaten Sukabumi akan bebas dari kebiasaan BAB sembarangan seperti dolbon (BAB di kebon). Semua warga BAB di jamban yang sehat.

banner 970x90

Ajakan bupati itu disampaikan pada rapat koordinasi ODF yang diselenggarakan oleh Forum Silaturahmi Kabupaten Sukabumi Sehat (FSKSS) di salah hotel di Selabintana, Jumat (19/3/2021). Untuk mewujudkan target ODF 100 persen, kata Marwan, semua pemangku kepentingan harus bergerak dan berlari dengan cepat.

“Kami mengajak masyarakat dan peran serta aparat pemerintah untuk menyukseskan Kabupaten Sukabumi 100 persen ODF,” ujar bupati.

Terkait dengan target tersebut, Pemkab Sukabumi akan mengupayakan agar semua penduduk menggunakan jamban yang sehat dan terjamin sanitasinya ketika BAB. Perilaku dan kebiasaan sehat dalam BAB, kata dia, dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

“Target 100 persen ODF harus diwujudkan bersama-sama oleh pemerintah, masyarakat, perusahaan, dan para ahli yang tergabung di dalam HAKLI atau Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia. Dalam hal ini HAKLI bisa membantu mengedukasi masyarakat agar tidak BAB sembarangan. Sementara perusahaan bisa membantu pembuatan jamban lewat program CSR,” jelas Marwan.

Senada dengan bupati, Ketua FSKSS Hj. Yani Jatnika Marwan menyatakan, target 100 persen ODF menjadi tanggung jawab bersama untuk mewujudkannya. Target tersebut dimulai dari perilaku hidup bersih dan sehat dan program mewujudkan lingkungan sehat.

“Mari kita mengajak masyarakat untuk mengubah perilaku buruk agar tidak BAB sembarangan,” tuturnya.

Pada kesempatan itu bupati mengukuhkan pengurus FSKSS periode 2020-2025 dan Satgas Stop BAB Sembarangan.

Bupati juga meluncurkan Gerakan Sanitasi Total Sa Sukabumi (Gesit Sabumi) yang ditandai dengan penyerahan tablet kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi H. Harun Alrasyid. Tablet tersebut merupakan sarana komunikasi untuk memberikan layanan kepada masyarakat dalam melaksanakan
Gesit Sabumi. (*)

Print Friendly, PDF & Email