Inflasi Kota Sukabumi Bulan Februari 0,07 Persen

oleh -
Harga cabai-cabaian terus naik hingga menjadi pneyumbang terbesar inflasi bulan Februari 2021.

Wartawan Joko Samudro Suroboyo

Cabai rawit menjadi salah satu komoditas yang berperan besar menyumbang nilai inflasi di Kota Sukabumi pada bulan Februari. Harga cabai rawit yang terus naik menjadi penyebabnya.

Beberapa komoditas lain di kelompok makanan, minuman, dan tembakau juga turut andil menyumbang inflasi. Nilai inflasi Kota Sukabumi pada Februari sendiri tercatat di angka 0,07 persen.

Angka ini terbilang rendah dibanding bulan sebelumnya. Pada Januari, nilai inflasi Kota Sukabumi sebesar 0,26 persen dan termasuk tertinggi dibanding 7 kota lain di Jawa Barat.

“Nilai inflasi 0,07 persen terjadi karena adanya kenaikan nilai indeks harga konsumen dari 105,92 di bulan Januari menjadi 105,99 di bulan Februari,” ujar Asisten Daerah Bidang Perekonomian Kota Sukabumi, Cecep Mansur, Kamis (18/3/2021).

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Sukabumi, nilai inflasi 0,07 persen disumbang oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 0,23 persen serta kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,05 persen.

Sedangkan yang menyumbang deflasi, lanjut Cecep, ada di kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga yakni sebesar 0,03 persen. Lalu kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,29 persen

Cecep mengungkapkan, pihaknya akan terus melakukan analisa terhadap sumber atau potensi tekanan serta melakukan inventarisasi data dan informasi perkembangan harga barang dan jasa secara umum melalui pengamatan terhadap perkembangan inflasi di daerah.

“Kami juga akan terus menganalisis stabilitas permasalahan perekonomian daerah yang dapat mengganggu stabilitas harga dan keterjangkaun barang dan jasa,” ujarnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email