Camat Cicantayan Selesaikan Kasus Video Guru Dimarahi Perangkat Desa

oleh -
Suasana islah antara salah seorang guru di SMPN 1 Cicantayan dengan perangkat desa di Desa Cijalingan, Kecamatan Cicantayan.

Wartawan Joko Samudro Suroboyo

Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cicantayan, Kabupaten Sukabumi yang dipimpin Camat Cicantayan Sendi Apriadi memfasilitasi penyelesaian video guru yang dimarahi perangkat desa. Penyelesaian dilakukan di Hotel Augusta, Jalan Cikukulu, Cicantayan, Jumat (12/3/2021).

banner 970x90

Dalam proses penyelesaian itu, para pihak yang terlibat yakni SMPN 1 Cicantayan dan Pemdes Cijalingan, Kecamatan Cicantayan saling menyampaikan permohonan maaf. Mereka besalaman dan berangkulan tanda islah. Dengan demikian kasus guru dimarahi perangkat desa seperti viral dalam video yang beredar di media sosial dinyatakan selesai.

Pada pertemuan itu tampak hadir Kepala SMPN 1 Cicantayan Akbar Badar, Kepala Desa Cijalingan Didin Jamaludin, guru yang dalam video dimarahi sekelompok orang, dan perangkat desa. 

Camat Sendi berinisiatif untuk mengajak semua pihak duduk bersama dan menyamakan persepsi sehingga tidak terjadi permasalahan yang berlarut larut. “Kita semua sudah mendengarkan penjelasan dan klarifikasi dari masing masing pihak. Alhamdulillah, semuanya berakhir islah,” ujar Sendi.

Sebenarnya, permasalahan di antara kedua belah pihak sudah selesai sejak video viral di media sosial. Baik menyangkut video yang dibuat salah seorang guru SMPN 1 Cicantayan, Eko yang menayangkan jalan rusak di Desa Cijalingan, maupun video guru dimarahi perangkat desa.

Eko telah membuat video susulan yang isinya permintaan maaf atas postingan video jalan rusak. Begitu juga perangkat desa telah menyampaikan permohonan maaf  kepada Eko.  

“Permasalahan itu  sebetulnya sudah selesai saat itu juga. Kepolisian dan TNI juga menghadiri penyelesaiannya. Sudah dianggap tidak ada masalah. Pak guru membuat klarifikasi, begitu juga Pak Kades. Karena persoalan itu kembali menghangat, hari ini kecamatan kembali memfasilitasi semua pihak untuk kembali berislah,” jelas Sendi.

Di tempat yang sama  Kepala SMPN 1 Cicantayan Akbar Badar mengaku bahwa islah antara salah satu guru di sekolahnya dengan perangkat desa sudah dilakukan. Pertemuan tersebut untuk mempertegas dan menjaga kondusivitas.

“Semoga setelah islah ini keadaan bisa kembali kondusif dan tidak terjadi hal yang berkelanjutan,” tutur Akbar. 

Kades Didin menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang telah terjadi dan berharap tidak menjadi masalah sampai berlarut-larut.

“Alhamdulillah sudah islah.  Semoga kita semua dapat mengambil hikmah dari setiap kejadian. Kita tetap menjaga kekeluargaan dan persaudaraan. Mari kita bersama membangun Kabupaten Sukabumi yang lebih baik,” ungkap Didin. (*)

Print Friendly, PDF & Email