Organisasi TJSL Satukan Kekuatan untuk Kabandungan Ngahiji

oleh -
Para inisiator dan pendukung organ taktis TJSL Kecamatan Kabandungan.

Wartawan Joko Samudro Suroboyo

Seluruh komponen warga Kabandungan yang terdiri dari  unsur pemerintah, pemuda desa, tokoh masyarakat, akademisi, pimpinan ormas, dan organisasi kepemudaan sepakat membentuk organ taktis forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). 

banner 970x90

Forum tersebut dibentuk oleh desa di bawah pengawasan para pimpinan ormas yang berada dalam Forum OSS Kecamatan Kabandungan. Kesepakatan untuk membentuk Forum TJSL tercapai secara musyawarah mufakat di Gedung BLK Kecamatan Kabandungan, Selasa (9/3/2021).

Pembentukan organisasi gabungan itu sempat menuai pro dan kontra di tengah beragam pendapat antara pihak yang mendukung dan menolak pembentukan TJSL. Silang pendapat yang terjadi tidak berlangsung lama setelah inisiator pergerakan Hakim Adonara memaparkan secara detail tujuan forum. 

Sebagai orang yang berkecimpung dalam dunia pergerakan anti rasuah, Hakim ingin  menyatukan semua elemen masyarakat Kecamatan Kabandungan. Tujuannya untuk mewujudkan Kabandungan yang maju. Salah satunya dengan mengangkat orientasi gerakan strategis tata kelola pembangunan desa dan TJSL.

Melalui Forum TJSL, kata dia, masyarakat bisa berkomunikasi dan berkorespondensi dengan PT Indonesian Power dan PT Star Energi Gunung Salak sebagai perusahaan yang wilayah operasinya mencakup Kecamatan Kabandungan.

“Semuanya mari kita satukan persepsi untuk membangun Kabandungan,” kata Hakim.

Bak gayung bersambut, unsur pemerintah yang diwakili Camat Kabandungan dan para kepala desa, ketua ormas yang bergabung dalam OSS tokoh masyarakat Abah Cecep selaku Pembina OSS, serta pemuda dari berbagai desa menyatakan diri untuk bersatu membangun Kecamatan Kabandungan.

Mereka sepakat untuk memperbaiki tata kelola pembangunan desa dan memperjuangkan hak masyarakat berupa TJSL dari dua perusahaan raksasa tersebut.

Bertindak selaku penanggung jawab organ taktis TJSL ini adalah Camat Kabandungan, Anggota DPRD Tedi Setiadi, Abah Cecep, Ketua OSS Kabandungan,  dan Ketua Umum LSM GAPURA Hakim Adonara.

“Kita bersatu untuk kepentingan masyarakat demi Kabandungan maju, tidak ada kepentingan individu dan kelompok mana pun dan tidak ada dusta diantara kita,” tegas tokoh masyarakat Abah Cecep. 

Di tempat yang sama, Ketua Apdesi Kecamatan Kabandungan Dedih Hermawan menuturkan, organisasi ini terbentuk atas kepentingan bersama. Dari masyarakat kembali ke masyarakat untuk masyarakat ngahiji. (*)

 

Print Friendly, PDF & Email