Kesepakatan Legislatif-Eksekutif, Perda Pengelolaan Sampah Segera Diterapkan

oleh -
Wakil Wali Kota Sukabumi, H. Andri Setiawan Hamami menandatangani naskah persetujuan raperda tentang pengelolaan sampah disaksikan Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi (kiri) dan Ketua DPRD H. Kamal Suherman (kedua dari kanan).

Wartawan Joko Samudro Suroboyo

Keinginan Wali Kota Sukabumi H. Achmad Fahmi dalam hal pengelolaan sampah mendapat persetujuan para wakil rakyat. Harapannya untuk menjalankan aturan pengelolaan sampah itu mendapat lampu hijau dari DPRD Kota Sukabumi dalam bentuk persetujuan untuk perubahan terhadap Perda Nomor 17 tahun 2011.

Persetujuan tersebut disampaikan pada rapat paripura DPRD Kota Sukabumi yang digelar Senin (8/3/2021). Sebagai bentuk kesepakatan antara eksekutif dan legislatif terkait perubahan perda tersebut, wali kota menandatangani naskah kesepakatan bersama Pimpinan DPRD Kota Sukabumi yaitu Ketua H. Kamal Suherman dan para wakil ketua.   

Perda yang disepakati tersebut berisi soal pengelolaan sampah yang telah diperbaharui. Di dalamnya memuat aturan baru soal penanganan sampah spesifik yang memerlukan penanganan khusus.

Jenis sampah spesifik itu sendiri di antaranya sampah yang mengandung bahan beracun dan berbahaya (B3), sampah yang mengandung limbah B3, sampah yang timbul akibat bencana, puing bongkaran bangunan, dan sampah yang secara teknologi belum dapat diolah.

“Persolan sampah ini tidak bisa dianggap sepele. Diperlukan aturan pengelolaan yang berkelanjutan untuk mendukung lingkungan yang baik dan sehat,” papar Fahmi.

Melalui perda yang baru ini, wali kota bertekad untuk mengelola persoalan sampah di Kota Sukabumi dengan lebih optimal. Optimalisasi akan dilakukan mulai dari titik sampah di rumah tangga sampai tempat pembuangan akhir sampah.

Berbagai sampah itu, kata Fahmi, nantinya akan dikelola berdasarkan konsep reuse, reduce dan recycle. Lalu dipilah di Bank Sampah Sukabumi (Bank Sammi).

 “Adanya bank sampah selain untuk membantu pengelolaan sampah, sekaligus juga menambah penghasilan dari pemilahan sampah,” katanya.

Dalam rapat paripurna itu, DPRD Kota Sukabumi juga memberikan persetujuan atas Raperda Inovasi Daerah. Inovasi ini terkait soal pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat dan perubahan ekonomi. “Perda Inovasi Daerah ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing daerah,” ujar Fahmi.

Rapat paripurna berisi jawaban atas pemandangan umum wali kota ini dipimpin Ketua DPRD Kota Sukabumi, Kamal Suherman. Usai rapat, wali kota menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas dukungan dari DPRD Kota Sukabumi. Ia berjanji akan segera mensosialisasikan dua perda baru tersebut. (*)

Print Friendly, PDF & Email