Marwan Resmi Terima Jabatan Bupati dari Zainul

oleh -
Pj. Sekda Kabupaten Sukabumi, H. Barnas Adjidin (kanan) menyerahkan tanda mata kepada H. Adjo Sardjono, Wakil Bupati Sukabumi 2016-2021.

Wartawan Joko Samudro Suroboyo

Bupati Sukabumi terpilih hasil Pilkada 2020, Marwan Hamami, mulai hari ini, Senin (1/3/2021) secara formal kembali memegang tampuk kepemimpinan Kabupaten Sukabumi. Dia memegang kembali jabatannya secara definitif usai serah terima jabatan dari Plh Bupati Sukabumi, Zainul S di Gedung Pendopo Sukabumi. 

banner 970x90

Marwan bersama wakilnya, Iyos Somantri, akan memimpin Kabupaten Sukabumi sampai tahun 2024. Sebelumnya, selama lima tahun, Marwan, bersama wakilnya, Adjo Sardjono, memimpin Kabupaten terluas kedua se-Jawa- Bali ini.

Usai serah terima jabatan, Bupati Marwan memaparkan visi dan misi yang dirancangnya pada masa kampanye lalu.

“Saya dan Pak Iyos akan berupaya mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang religius, maju, dan inovatif menuju masyarakat sejahtera lahir batin. Inilah visi kami, ” jelas Marwan memulai paparan.

Agar terwujud, Marwan telah menyiapkan empat misi guna mendukung visinya itu.

Misi pertama ialah membangun sumber daya manusia yang beriman, berbudaya dan berdaya saing.

“Misi pertama ini menjadi prioritas supaya Kabupaten Sukabumi bisa bersaing secara regional, nasional, maupun internasional dengan meningkatkan SDM. Salah satunya lewat beasiswa dan sekolah gratis,” ujarnya.

Misi kedua yaitu meningkatkan produktivitas dan daya saing ekonomi berbasis agrobisnis dan pariwisata berkelanjutan. Hal tersebut diwujudkan dengan menjadikan pariwisata sebagai sektor unggulan.

“Misi kedua ini, ditopang juga oleh sektor pertanian. Salah satunya dengan membuka pasar tani hingga koperasi pertanian. Semua ini untuk menyejahterakan masyarakat,” ucapnya.

Misi ketiga yakni meningkatkan konektivitas untuk percepatan pertumbuhan wilayah. Dalam misi ketiga ini, dirinya ingin mengkoneksikan jalur tengah, utara, dan selatan agar akses masyarakat tidak terganggu.

“Kita akan mendorong dan membuka jalur konektivitas sehingga persoalan infraktruktur bisa terjawab di periode kedua ini,” ungkapnya.

Sementara misi keempat adalah meningkatkan kualitas pelayanan publik yang inovatif, profesional, dan akuntabel. Berkaitan  hal tersebut dirinya telah menekankan semua perangkat daerah untuk menjaga integritas.

“Termasuk meningkatkan layanan kepada masyarakat agar lebih profesional,” bebernya.

Marwan menegaskan, untuk menjalankan visi dan misinya itu, ia dan Wabup Iyos akan memulainya dengan program 100 hari kerja. Prioritas yang disusun dari program 100 hari kerja ini adalah pembangunan infrastruktur dan sumber daya manusia.

Beberapa rencana telah ia susun, seperti dokter masuk kampung. Melalui program ini, tugas dokter tidak hanya menunggu di Puskesmas, tapi turun langsub ke rumah warga yang sakit atas laporan RT dan RW.

Selain itu, Marwan juga berjajnji akan segera menuntaskan pembangunan seluruh perkantoran satuan kerja daerah di Palabuhanratu. “Ini sudah menjadi obsesi saya untuk segera  menjadikan semua perangkat daerah berkantor di satu gedung yang sama di Palabuhanratu,” jelasnya.

Usai menyampaikan visi, misi dan program 100 hari kerjanya, Marwan mengucapkan terima kasih kepada Adjo Sardjono, wakil bupati yang telah mendampinginya pada periode sebelumnya.

“Terima kasih banyak Pak Adjo telah mendampingi saya selama lima tahun. Semoga jabatan yang saya emban kali ini bersama Pak Iyos, bisa melanjutkan kebaikan untuk Kabupaten Sukabumi yang lebih maju,” terangnya.

Usai serah terima jabatan dari pelaksana harian bupati kepada Bupati definitif Marwan Hamami dilanjutkan dengan pelantikan sekaligus serah terima jabatan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi dari Zainul. S kepada H. Barnas Adjidin.

Pelantikan dan serah terima jabatan tersebut dilakukan karena aturan yang membatasi maksimal jabatan Pj Sekda sampai enam bulan.

H. Barnas Adjidin sendiri merupakan Kepala Biro Pelayanan dan Pengembangan Sosial di Setda Provinsi Jabar. Dia akan mengemban jabatan Pj Sekda Kabupaten Sukabumi hingga adanya Sekda yang definitif. (*)

Print Friendly, PDF & Email