Promosi dan Mutasi Merupakan Bagian dari Dinamika Pemerintahan

oleh -
Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi memandu pengambilan sumpah untuk para pejabat yang dilantik dan diambil sumpahnya.

Wartawan Joko Samudro Suroboyo

Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi menegaskan para pejabat yang dilantik agar tidak membuat keributan atau intrik yang dapat mengganggu ketenangan lingkungan kerja.  

Menurut Fahmi, proses mutasi maupun promosi merupakan hal biasa dalam perjalanan sebuah organisasi sebagai bagian dari proses dinamisasi organisasi pemerintahan.

Pernyataan wali kota itu disampaikan setelah memimpin pelantikan pejabat administrator (eselon III), pengawas (eselon IV), dan pejabat fungsional bertempat di halaman Balai Kota Sukabumi, Kamis (18/2/2021).

“Proses mutasi maupun promosi merupakan hal yang alamiah dari sebuah organisasi. Jangan sampai merasa tidak puas kemudian tidak melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya,” kata Fahmi.

Selain itu mutasi juga dalam rangka memberikan kesempatan kepada aparatur untuk memperoleh pengalaman dan wawasan yang baru. Mutasi merupakan bagian dari evaluasi kinerja untuk agar lebih baik dari waktu ke waktu dan menguji loyalitas aparatur. 

Pada kegiatan itu wali kota melantik 202 pejabat. Mereka yang dilantik dan diambil sumpahnya terdiri dari pejabat administrator sebanyak 42 orang, pejabat pengawas sebanyak 146 orang, dan pejabat pengawas dengan tugas sebagai lurah sebanyak 4 orang.

Selanjutnya pejabat fungsional sebanyak 2 orang dan pejabat fungsional tenaga kesehatan yang diberi tugas tambahan sebagai kepala puskesmas sebanyak 8 orang.

Beberapa pejabat yang dimutasi antara lain Fahrurrazi yang diangkat menjadi Inspektur Pembantu Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat pada Inspektorat Daerah Kota Sukabumi.

Posisi yang ditinggalkan Fahrurrazi yakni Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kota Sukabumi diisi oleh Novian Restiadi. Sebelumnya Novian menjabat Sekretaris Dinas Perhubungan yang selanjutnya dijabat oleh M. Hasan Asari. Jabatan sebelumnya yang diemban Hasan adalah Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Proses pelantikan digelar di ruang terbuka, sebagian pejabat mengikutinya secara virtual sebagai penegakan aturan protokol kesehatan Covid-19. Kepada para pejabat yang dilantik, wali kota mengimbau mereka untuk terus mensosialisasikan 5M yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas. (*)

Print Friendly, PDF & Email