Komunitas SSR SMKN 1 Kota Sukabumi Galang Dana untuk Korban Banjir di Subang

oleh -
Aksi sosial para siswa SMKN 1 Kota Sukabumi di depan sekolah mereka untuk menggalang dana kemanusiaan untuk para korban banjir di Subang.

Wartawan Nanang Setiana

Komunitas sosial dan aksi kemanusiaan SMKN 1 Kota Sukabumi atau dikenal pula Sekolah Teknologi Menengah Sukabumi (Stekmensi) menggelar acara penggalangan dana untuk korban bencana banjir di Kabupaten Subang. 

Para siswa turun ke jalan dengan mengibarkan komunitas Stekmensi Social Responsibility (SSR) untuk menghimpum dana dari masyarakat. Lokasinya di halaman luar gedung SMKN 1 Kota Sukabumi. Dalam kegiatan itu mereka menerapkan protokol kesehatan secara ketat. 

Pembina kesiswaan Stekmensi yang juga inisiator aksi, Rully Faturachman mengatakan, aksi kemanusiaan ini terdorong oleh nasib keluarga dan tetangga salah seorang guru SMKN 1 Kota Sukabumi yang berasal dari Subang. Mereka menjadi korban banjir.

“Hati kami trenyuh dan tergugah mendengar kisah duka keluarganya di Subang. Kami berkomunikasi melalui WhatsApp grup untuk membantu warga yang terdampak bencana di Subang. Maka terselenggaralah penggalangan dana ini,” kata Rully melalui sambungan telepon seluler, Rabu (10/2/2021).

Kegiatan penggalangan dana tersebut, ujarnya, sudah mengantongi restu dari pihak sekolah. Sebelumnya pernah dilaksanakan ketika terjadi banjir bandang di Cicurug pada bulan September 2020 lalu.

“Waktu itu kami menyalurkan bantuan untuk korban banjir bandang di Cicurug dalam bentuk sembako. Beberapa siswa kami juga turun tangan ikut memperbaiki jembatan yang roboh,” jelas Rully.

Sementara itu salah seorang perwakilan siswa Ariel Fauzan menuturkan, kegiatan ini merupakan aksi spontanitas dari para siswa kelas XI dari berbagai jurusan yang dimotori pembina Osis Rully Faturachman.

Hasil penggalangan dana tersebut, lanjut dia, akan dikumpulkan dan seterusnya diserahkan oleh pihak sekolah kepada para korban bencana di Kabupaten Subang. 

“Kami hanya ditugaskan oleh bapak pembina. Uang yang terkumpul akan diserahkan oleh sekolah kepada korban banjir,” tutur Ariel.

Siswa yang duduk di kelas XI Elektro 2 itu menyebutkan, penggalangan dana bagi korban bencana berlangsung hingga Kamis (11/2/2021) besok.

Ariel tidak sendirian, dia ditemani dua rekannya Zulfikar Alghifari dan Alrobi Rahman.  Mereka berjajar di pintu masuk sekolah sambil mengajak bersedekah kepada warga yang melintas dan memasuki kompleks sekolah. (*)

 

Print Friendly, PDF & Email