Legislator Pusat Libatkan Para Ustadz Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan

oleh -
Anggota Komisi II DPR RI yang juga anggota MPR RI, H. Mohamad Muraz, S.H., M.H. menyampaikan materi sosialisai Empat Pilar MPR RI di Gedung Pusat Kajian Islam Kota Sukabumi.

Wartawan Joko Samudro Suroboyo

Anggota Komisi II DPR RI yang juga Anggota MPR RI, H. Mohamad Muraz, S.H., M.H. menegaskan, para kiai dan tokoh pesantren terlibat secara aktif dalam perumusan Pancasila. Para tokoh yang berperan dalam perumusan dasar negara tersebut tidak hanya dari kalangan nasionalis seperti Bung Karno dan Bung Hatta, tetapi juga para ulama dan pengasuh pondok pesantren.

banner 970x90

“Banyak kiai dan ulama yang terlibat dalam perumusan Pancasila. Dua di antaranya pendiri Nahdlatul Ulama KH Hasyim Asy’ari dan ulama dari Sukabumi KH Ahmad Sanusi,” kata Muraz pada kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Aula Gedung Pusat Kajian Islam Kota Sukabumi, Ahad (7/2/2021).

Pada kegiatan sosialisasi itu, Muraz melibatkan para ustadz, pengurus dan anggota Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Sukabumi, dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sukabumi.

“Selama ini para ustadz jarang membahas secara mendalam tentang proses kelahiran Pancasila, termasuk para perumusnya. Jika digali lebih dalam, kita akan mengetahui, peranan umat Islam yang diwakili para ulama sangat besar dalam proses kelahiran Pancasila,” ujar politisi Partai Demokrat tersebut.

Harapan Muraz, para ulama dan ustadz bisa menginformasikan secara lengkap dan menyeluruh kepada masyarakat dan kalangan santri tentang Pancasila dan proses penggaliannya. Hal ini untuk mencegah masyarakat terprovokasi oleh isu-isu untuk menjauhkan umat Islam dengan Pancasila.

“Sekarang banyak hoax tentang Pancasila seolah-olah bertentangan dengan agama. Itu tidak benar. Para ulama dan kiai ikut menggali dan merumuskan Pancasila. Fakta ini harus dipahami oleh ulama serta para santri dan kaum milenial sekarang,” kata Wali Kota Sukabumi masa jabatan 2013-2018 tersebut.

Sebagai anggota MPR RI, lanjut Muraz, dirinya berkewajiban untuk mensosialisasikan Empat Pilar ke berbagai kalangan masyarakat. Apalagi dalam kondisi sekarang, sebagian kelompok generasi milenial kurang memperhatikan hal-hal yang berkaitan dengan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Pada bagian lain Muraz mengingatkan masyarakat untuk selalu mematuhi 5M untuk menghentikan penyebaran Covid-19. Masyarakat harus terbiasa dengan memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas dalam aktivitas sehari-hari. (*)  

Print Friendly, PDF & Email