Sektor Pertanian di Cicurug Kebal Hadapi Badai Covid-19

oleh -
Petani ulet dari Cicurug, Komar terus menekuni usaha pertaniannya di tengah badai wabah Covid-19 yang belum juga reda.

Wartawan Suryana

Sektor pertanian, khususnya tanaman pangan hortikultura memiliki daya tahan yang tangguh menghadapi badai dan gejolak ekonomi di masa pandemi. Para pelaku usaha pertanian memilih melanjutkan usaha mereka tanpa khawatir mengalami kerugian atau kebangkrutan. Prinsipnya semua orang membutuhkan sayur-sayuran.  

banner 970x90

Hal ini dikatakan salah seorang petani, Komar warga Kampung Pancawati RT 05 RW 03, Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi. Sudah 21 tahun lamanya Komar menekuni usaha pertanian dengan menanam sayur-sayuran.   

“Sejak bapak saya meninggal tahun 1999, saya menjalankan usaha peninggalan orang tua hingga saat ini. Banyak usaha yang gulung tikar, tapi sektor pertanian tetap bertahan. Kalaupun ada kendala, itu hanya faktor cuaca,” kata Komar kepada wartawan, Senin (1/2/2021).

Sebagaimana ayahnya, Komar melanjutkan usaha budi daya sayur-sayuran seperti tomat, cabai, sawi, mentimun, dan jenis tanaman hortukultura lainnya. Dia selalu memilih tanaman yang memiliki prospek berharga tinggi ketika panen.

“Sekarang saya lebih memilih jenis sayuran yang laku keras di pasaran seperti  mentimun, cabai, tomat, dan terung,” tuturnya. 

Hasil panennya dijual ke Pasar Induk Kramatjati, Jakarta atau Bogor. Dari hasil usaha pertanian yang ditekuninya, dia bisa menyekolahkan anak-anaknya hingga jenjang SLTA.

Selain mengolah lahan yang jenis tanamannya bergantian, Komar juga memiliki lahan khusus untuk tanaman cabai seluas 1 hektare. Sekali musim tanam, Komar membutuhkan modal sekitar Rp45 juta untuk tanaman cabainya.

Namanya usaha, tentu harus mengalami jatuh dan bangun. Pada 2018, dia mengalami kerugian sebesar Rp20 juta karena sebagian besar cabai yang akan dipanen dalam keadaan busuk.

“Tapi kerugian tersebut tertutupi oleh hasil panen sayuran lain,” tuturnya.

Dalam menjalankan usahanya, Komar memperkerjakan 7 orang pegawai yang digaji secara tetap tiap bulan. (*)  

Print Friendly, PDF & Email