Pemdes Sukamulya Salurkan BLT Desa Tahap 7, 8, dan 9

oleh -
Para penerima BLT DD tahap 7, 8, dan 9 di Desa Sukamulya, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi dari warga yang terdampak wabah Covid-19.

Wartawan Joko Samudro Suroboyo

Pemerintah Desa (Pemdes) Sukamulya, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) dari Dana Desa (DD) untuk tahap 7, 8, 9 kepada keluarga penerima manfaat (KPM). Penyaluran BLT DD tersebut diselenggarakan di aula balai desa Sukamulya, Jumat (29/1/2021). 

banner 970x90

Jumlah KPM untuk BLT DD tiga tahap itu mencapai 145 keluarga yang masing-masing menerima bantuan sebesar Rp900 ribu dari tiga tahap. Para penerima BLT tersebut berasal dari keluarga terdampak wabah Covid-19 yang tidak menerima bantuan dari program bantuan sosial lainnya.

“Alhamdulillah, pembagian BLT dari Dana Desa ini berjalan tertib dan lancar. Bansos ini tersalurkan dengan baik dan tepat sasaran serta berpatokan pada peraturan perundang-undangan yang berlaku,” kata Kades Sukamulya, Dudun Ibrahim, S.Ag. ketika ditemui di tengah kesibukan pembagian BLT.

Salah seorang penerima BLT DD tahap 7, 8, dan 9 di Desa Sukamulya menunjukkan bukti dana dari desa telah diterimanya dalam jumlah utuh.

BLT dari DD tersebut, ujar dia, merupakan bentuk perhatian pemerintah desa kepada masyarakat yang terdampak wabah Virus Corona. Pembagian BLT ini merupakan keputusan pemerintah pusat, tapi dananya dari desa.

Atas nama warga Desa Sukamulya, Dudun mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat, Provinsi, dan Pemda yang telah menyalurkan dana bansos untuk warga terdampak pandemi Covid-19.

Di Desa Sukamulya, kata dia, penyaluran semua bantuan itu berjalan dengan lancar dan semua warga terdampak menerima salah satu bansos dari pemerintah.

Terkait upaya pencegahan penyebaran Covid-19, Kades Sukamulya berpesan kepada masyarakat agar selalu mentaati aturan dari pemerintah tentang protokol kesehatan yakni selalu mengenakan masker ketika beraktivitas di luar rumah, sering mencuci tangan dengan sabun, dan selalu menjaga jarak ketika berada di tengah kumpulan orang banyak.

“Sebagai Kepala Desa, saya tidak henti-hentinya  mengimbau dan mengajak masyarakat untuk mentaati protokol kesehatan,” ujar Dudun. (*)  

Print Friendly, PDF & Email