Vaksinasi Perdana di Balai Kota, 20 Orang Diberi Suntikan Vaksin Covid-19

oleh -
Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi menyampaikan arahan dan imbauan pada pembukaan vaksinasi Covid-19 tahap perdana di Balai Kota Sukabumi.

Wartawan Joko Samudro Suroboyo

Vaksinasi Covid-19 untuk tahap pertama di Balai Kota Sukabumi, Kamis (28/1/2/2021), berjalan lancar dan tertib. Pada vaksinasi ini, Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi merupakan orang pertama yang diberi suntikan vaskin jenis Sinovac tersebut yang disusul oleh jajaran muspida, organisasi profesi kesehatan, dan tokoh agama.

banner 970x90

Setelah Fahmi, pejabat yang menjalani vaksinasi berturut-turut Wakil Wali Kota Sukabumi, H. Andri Setiawan Hamami, Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni, dan Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0607 Kota Sukabumi Mayor Chb. R.Khoirulloh. Kemudian dilanjutkan dengan peserta lainnya hingga semuanya mencapai 20 orang.    

Beberapa pejabat tidak divaksin karena tidak memenuhi syarat antara Dandim 0607 Letkol Inf. Danang Prasetyo Wibowo yang pernah mengidap Covid-19, Kepala Kejari Kota Sukabumi Mustaming yang memiliki gangguan jantung, dan Sekda Kota Sukabumi H. Dida Sembada yang mengidap darah tinggi.

Dari kalangan wakil rakyat, Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi Ivan Rusvansyah juga ditunda karena darah tinggi.

Sementara dari lingkungan Kejari, pejabat yang diberi suntikan vaksin pada vaksinasi tahap pertama adalah Kasubsi Pidum Abraham. Perwakilan organisasi profesi yang disuntik antara lain Ketua PDGI (Persatuan Dokter Gigi Indonesia) Kota Sukabumi, Drg. Ali Sundiharja.

 “Biasa saja yang saya rasakan, seperti disuntik yang lainnya,” kata wali kota ketika ditanya reaksi setelah divaksin.

Selepas vaksinasi, Wali Kota dalam keterangan persnya menjelaskan penyuntikan kedua bagi para peserta vaksinasi Covid-19 perdana dijadwalkan pada 11 Februari 2021.

Dalam waktu dekat, vaksinasi akan diberikan kepada tenaga kesehatan (nakes) di 24 fasilitas layanan kesehatan di Kota Sukabumi. Penyuntikan vaksin untuk nakes tersebar di puskesmas-puskesmas dan RSUD R. Syamsuddin, S.H.

Fahmi mengimbau masyarakat untuk mengikuti proses vaksinasi karena merupakan salah satu upaya untuk memutus penyebaran Covid-19. Dia menegaskan, vaksin Covid-19 dipastikan aman dan halal karena sudah mendapatkan fatwa halal dari MUI dan izin dari BPOM.

“Vaksin akan diberikan kepada seluruh warga Kota Sukabumi yang memenuhi syarat dan kriteria,” ujarnya.  

Pada bagian lain, Fahmi mengatakan, pasca vaksinasi masyarakat tetap harus melaksanakan protokol kesehatan (prokses) berupa 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

“Kami terus berikhtiar untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Jadi walaupun telah ada proses vaksinasi, protokol kesehatan Covid-19 tetap dijalankan,” tutur Fahmi. (*)   

Print Friendly, PDF & Email