Rokok dan Makanan Sumbang Inflasi Terbesar pada Bulan Desember

oleh -
Sekretaris TPID Kota Sukabumi, Ir. H. Cecep Mansyur, M.M.

Wartawan Joko Samudro Suroboyo

Kenaikan harga barang pada beberapa kelompok jenis pengeluaran di Kota Sukabumi selama bulan Desember  memicu inflasi hingga mencapai 0,58 persen. Beberapa jenis barang yang memberikan kontribusi terhadap inflasi tersebut antara lain rokok, makanan, dan minuman. 

Sekretaris Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) yang sehari-hari menjabat Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Sukabumi, Ir. H. Cecep Mansyur, M.M. menjelaskan, sepanjang bulan Desember 2020, secara umum harga berbagai komoditas naik.

“Selain makanan, minuman, dan tembakau, komoditas yang memicu terjadinya inflasi antara lain pakaian dan alas kaki; perumahan; air; listrik; gas; serta perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga,” kata Cecep kepada wartawan, Senin (25/1/2021). 

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, kelompok pengeluaran itulah yang memberikan kontribusi terbesar terhadap inflasi di bulan Desember.

Cecep juga mengatakan, tingkat inflasi tahun kalender sampai dengan bulan Desember 2020 mencapai 1,84 persen. Adapun tingkat inflasi tahun ke tahun atau bulan  Desember 2020 terhadap Desember 2019 juga mencapai 1,84 persen.

Inflasi itu, jelas Cecep, terjadi karena meningkatnya harga-harga barang secara umum dan terus-menerus. Pada bulan Desember, semua kelompok pengeluaran mengalami kenaikan harga antara lain sayur-sayuran seperti cabai rawit dan cabai merah. (*)  

Print Friendly, PDF & Email