Disdagkop UKM Tegaskan, BLT Usaha Gelombang III Itu Hoax

oleh -
Kepala Disdagkop UKM Kabupaten Sukabumi, Drs. H. Ardiana Trisnawiana, M.M.

Wartawan Joko Samudro Suroboyo

Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disdagkop UKM) Kabupaten Sukabumi menyatakan, informasi yang menyatakan bahwa telah dibuka pendaftaran Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) untuk gelombang III tahun 2021 adalah bohong atau hoax.

banner 970x90

Sampai sekarang Disdagkop UKM Kabupaten Sukabumi belum menerima informasi atau arahan dari pusat terkait BPUM gelombang selanjutnya. Karena itu masyarakat diminta tidak mempercayai kabar bohong tersebut. Hendaknya masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro tidak terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan. 

Penegasan itu disampaikan Kepala Disdagkop UKM Kabupaten Sukabumi, Drs. H. Ardiana Trisnawiana, M.M. melalui surat bernomor 978/03/UKM tanggal 4 Januari 2021 yang ditujukan kepada para camat dan kepala desa/lurah Se-Kabupaten Sukabumi.

Ardiana menyatakan, akhir-akhir beredar kabar bahwa program BPUM atau disebut juga BLT UMKM sebesar Rp2,4 juta bagi para pelaku usaha mikro telah diperpanjang masa pendaftarannya pada gelombang III tahun 2021. Informasi ini tidak jelas sumbernya dan isinya tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Dengan ini kami jelaskan bahwa Dinas Perdagangan Koperasi UKM Kabupaten Sukabumi tidak menerima pendaftaran untuk gelombang III BPUM,” ujar Ardiana dalam suratnya.

Secara resmi, SKPD yang dipimpinnya  berpatokan pada informasi dari Kementerian Koperasi dan UKM RI. Informasi terakhir dari Kementerian Koperasi dan UKM RI menyebutkan, pendaftaran BPUM telah ditutup pada bulan November 2020 untuk gelombang II.

“Sampai sekarang belum ada informasi resmi dari Kementerian Koperasi dan UKM RI terkait perpanjangan pendaftaran BPUM,” jelas dia. (*)

Print Friendly, PDF & Email