Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi Gencarkan Seruan 3M

oleh -
Perkembangan terakhir wabah Covid-19 sampai dengan Sabtu, 2 Januari 2021 pukul 14.00 WIB.

Wartawan Joko Samudro Suroboyo  

Menyikapi naiknya kasus pisitif Covid-19, Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat terus menggencarkan Pesan Ibu 3M. Pada berbagai kesempatan dan forum-forum diskusi, para petugas Satgas Covid-19 tidak henti-hentinya menyerukan kewajiban memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

Seperti disampaikan Koordinator Unit Teknis Medis Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi, dr. Rika Mutiara S, M.H.Kes. yang mengatakan, satu-satunya cara untuk menangkal Covid-19 adalah 3M, hanya 3M. Selama 3M belum diterapkan dengan benar, mata rantai penyebaran wabah Covid-19 tidak akan terputus.

“Sudahkah 3M diterapkan dengan benar oleh kita? Kalau kita belum menerapkan 3M dengan benar, cepat atau lambat kita akan terpapar Covid-19,” kata Rika dalam penyataannya kepada wartawan, Sabtu (2/1/2021) malam.

Menghadapi perkembangan wabah Covid-19 yang ditandai dengan bertambahnya kasus-kasus positif yang baru, cara pencegahan yang paling mudah adalah menerapkan 3M di rumah dan di tempat publik. Pemakaian masker harus diwajibkan kepada siapa pun ketika mereka beraktivitas di luar rumah.   

“Lalu jaga jarak paling sedikit satu meter di tempat publik. Sering-seringlah mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer. Dengan melakukan 3M, kita dapat terhindar dari Covid-19,” ujar dia.

Hal yang sama dilontarkan Staf Humas Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi, Eneng Yulia Handayani. Penyebab bertambahnya kasus positif Covid-19 paling tidak ada dua, kata dia. Pertama 3M tidak diterapkan dengan benar dan kedua masih ada masyarakat yang menganggap Covid-19 tidak ada.  

“Padahal Covid-19 itu realita, nyata. Kita harus mencegahnya dengan 3M,” tutur Eneng.

Perkembangan terakhir wabah Covid-19 sampai dengan Sabtu, 2 Januari 2021 pukul 14.00 WIB terjadi penambahan kasus positif sebanyak 152 orang. Dari jumlah tersebut sebanyak 182 orang masih menjalani isolasi dengan rincian 88 orang isolasi mandiri dan 94 orang isolasi di rumah sakit.

Adapun jumlah pasien sembuh berdasarkan hasil swab test sebanyak 1.814 orang atau 89,89 persen dari jumlah kumulatif kasus Covid-19. Sementara pasien yang meninggal dunia sebanyak 22 orang atau 1,09 persen. (*)  

Print Friendly, PDF & Email