Menjelang Pergantian Tahun, Bupati Marwan Meninjau Banjir di Ciemas

oleh -
Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami (tengah) bersama rombongan menuju lokasi banjir di Desa Mekarsakti, Kecamatan Ciemas.

Wartawan Dicky Sopyan

Menjelang malam pergantian tahun dari 2020 ke 2021, Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami mengisi agendanya dengan berkunjung ke lokasi bencana di Desa Mekarsakti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi.

banner 970x90

Di tempat itu, bupati bersama rombongan meninjau kawasan permukiman dan areal pertanian yang direndam banjir akibat tembok penahan tanah (TPT) pada bantaran Sungai Citamiang jebol. Sejak awal pekan ini, kawasan Pajampangan, termasuk Kecamatan Ciemas dilanda hujan dengan curah yang tinggi hampir sepanjang hari.

Bupati berangkat ke Desa Mekarsakti pada Kamis (31/12/2020) siang menjelang sore. Dia langsung menuju Kampung Purbasari yang tingkat kerusakannya paling parah akibat banjir.

Kepada wartawan, Marwan mengatakan, Pemkab Sukabumi akan segera melakukan penanganan komprehensif untuk memperbaiki TPT di bantaran sungai yang rusak. Perbaikannya dilakukan secara bertahap.

“Kami langsung berangkat ke lokasi TPT yang jebol setelah menerima laporan dari petugas di wilayah. Kami membawa personel dan alat untuk melakukan penanganan awal,” kata bupati.

Akibat debit air yang tinggi, empat TPT di Desa Mekarsakti jebol dan mengalami kerusakan. Dua rusak berat dan dua rusak ringan.  Dua TPT yang mengalami rusak berat terletak di Kampung Purbasari dengan panjang 20 meter dan tinggi 2,5 meter dan Kampung Cihaur dengan panjang 30 meter dan tinggi 3 meter. Adapun TPT yang rusak ringan berada di Kampung Pasirmalang dan Kampung Cilandak.

Jebolnya TPT di Kampung Purbasari, Desa Mekarsakti mengakibatkan 50 hektare arela pertanian dan 33 rumah warga terendam air bah.  

Menurut bupati, sendimentasi di dasar sungai cukup tinggi sehingga memicu luapan air ke darat. Jadi kalau terjadi hujan dengan debit air yang tinggi, kawasan tersebut sering dilanda banjir.

Untuk memperbaiki TPT secara komprehensif, Pemkab Sukabumi akan meminta bantuan kepada pusat. Pada tahap pertama, kata bupati, jajarannya akan melakukan mapping dan upaya awal melakukan penanganan perbaikan tanggul. 

Bupati juga menghimbau masyarakat yang bertempat tinggal di pinggiran sungai atau tebing untuk meningkatkan kewaspadaan. Saat ini, di tengah musim hujan dan musim angin barat, longsor dan banjir mengancam warga. (*)

Print Friendly, PDF & Email