Satgas Covid-19 Jabar Gelar Pengawasan Prokes di Kota Sukabumi

oleh -
Petugas gabungan memberikan wejangan kepada warga yang tidak memakai masker ketika berada di tempat publik.

Wartawan Joko Samudro Suroboyo

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Jawa Barat menggelar patroli pengawasan disiplin protokol kesehatan (prokes) di wilayah Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, Sabtu (26/12/2020).

banner 970x90

Pada operasi tersebut, Satgas Covid-19 Jabar bergandengan tangan dengan Pemkot Sukabumi dan Muspika Citamiang yang terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan.

Tim dari Bandung itu dipimpin oleh Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat Satpol PP Jabar, Budi Hermawan. Petugas mendatangi keramaian  yang dijadikan tempat berkumpul oleh warga untuk memantau disiplin warga terhadap aturan 3M. Tim gabungan menerapkan sanksi sosial kepada warga yang berada di tempat keramaian tanpa memakai masker.

Jenis sanksi yang diterapkan kepada para pelanggar prokes antara lain membersihkan jalan dan lingkungan, melafalkan teks Pancasila, dan menyayikan lagu Indonesia Raya. Setelah menjalani sanksi, si pelanggar diberi masker untuk dipakai. Setelah itu, dia dipersilakan pergi.  

Saat ditemui di sela-sela patroli, Budi Hermawan mengatakan, kegiatan yang dilakukannya di wilayah Kecamatan Citamiang  merupakan pemantauan disertai penindakan terkait implementasi aturan sanksi terhadap aturan prokes.

Dasar hukumnya Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 60 Tahun 2020 tentang Pengenaan Sanksi Administratif terhadap Pelanggaran Tertib Kesehatan dalam Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Berskala Besar dan Adaptasi Kebiasaan Baru dalam Penanggulangan COVID-19 di Daerah Provinsi Jawa Barat.

“Kami berada di Kota Sukabumi selama dua hari dengan kemarin. Tujuannya untuk menekan peningkatan penularan Covid-19 di Provinsi Jawa Barat khususnya di Kota Sukabumi,” ujar dia. 

Sementara Kabid Penegakan Perda dan SDM Satpol PP Kota Sukabumi, Ajat Sudrajat menyatakan, saat ini kesadaran warga dalam memakai masker cenderung naik. Jumlah pelanggar prokes terus menurun sejak Pemkot Sukabumi menggelar operasi yustisi dan operasi non-yustisi untuk penegakan disiplin terhadap prokes.

“Alhamdulillah, tingkat pelanggaran protokol kesehatan khususnya warga yang tidak menggunakan masker saat keluar rumah mulai menurun,” kata Sudrajat.

Dia pun menyebutkan data kuantitatif, dalam rentang waktu hampir satu bulan ini, jumlah warga yang melanggar aturan pemakaian masker di Kota Sukabumi menurun sekitar 20 persen.

“Pada kegiatan ini, kami menyiapkan 2.000 masker untuk dibagikan kepada masyarakat dalam rangka meningkatkan disiplin terhadap protokol kesehatan,” jelas dia. (*)

Print Friendly, PDF & Email