Siskeudes Nontunai Wujudkan Tertib Administrasi Keuangan di Desa

oleh -
Pj. Sekda Kabupaten Sukabumi, Zainul S. meresmikan peluncuran sistem transaksi nontunai pada pengelolaan keuangan desa di Kabupaten Sukabumi.

Wartawan Joko Samudro Suroboyo

Sistem transaksi nontunai di desa dapat mencegah terjadinya transaksi ilegal karena semua pengeluaran dan pemasukan tercatat secara elektronik. Selain itu, sistem ini dapat mendorong dan mempercepat terwujudnya tertib administrasi dalam pengelolaan keuangan desa.

banner 970x90

Hal itu dikatakan Pj. Sekda Kabupaten Sukabumi Zaenul S pada acara peluncuran penerapan transaksi nontunai bagi pemerintah desa di Kabupaten Sukabumi bertempat di Hotel Sukabumi Indah, Senin (21/12/2020). Basis sistem ini dengan mengintegrasikan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) dengan Internet Banking Corporate Bank BJB (IBC- BJB).

Zainul menyambut baik dan memberikan apresiasi atas pengintegrasian Siskeudes dan IBC-BJB melalui kerja sama DPMD (Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa) Kabupaten Sukabumi dan Bank BJB itu. Kerja sama tersebut memberikan kontribusi yang besar terhadap terwujudnya sistem tata kelola pemerintahan yang baik di desa.

“Sistem ini sejalan dengan Permendagri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa dan secara substansial mendorong penyelenggaraan pemerintahan desa agar memahami prinsip, asas, dan mekanisme penyelenggaraan tata kelola pemerintahan desa yang baik dan benar,” ujar dia. 

Kepada seluruh kepala desa, Zainul berpesan agar dapat melibatkan masyarakat dan seluruh perangkat desa dalam pengelolaan keuangan desa. Hal ini sesuai dengan regulasi dan penting untuk menumbuhkan akuntabilitas publik. 

“Kami akan terus berkomitmen dan berupaya agar pelaksanaan transaksi nontunai di desa dapat diterapkan secara efektif dan efisien berdasarkan asas keamanan dan kemanfaatan,” kata Zainul.

Sementara itu Kepala DPMD Kabupaten Sukabumi, H. Tendy Hendrayana menyampaikan, sistem transaski nontunai berbasis integrasi Siskeudes dan IBC-BJB bertujuan untuk mempermudah pengelolaan keuangan desa yang transparan dan akuntabel. 

“Dengan sistem ini, pengelolaan keuangan desa dapat berjalan lebih tertib dan disiplin dalam penggunaan anggaran,” kata Tendy.

Sistem yang diterapkan, ujar dia, dapat mewujudkan efisiensi penggunaan waktu, tenaga, dan biaya dalam pengelolaan keuangan desa. Selain itu dapat memberikan jaminan keamanan bagi semua pihak dalam transaksi keuangan dan menertibkan administrasi keuangan desa. (*)

Print Friendly, PDF & Email