Penataan Jalur Pedestrian Juanda untuk Mendukung Keindahan Kota

oleh -
Walaupun pembangunannya belum selesai 100 persen, jalur pedestrian di Jalan Dago Kota Sukabumi sudah menunjukkan jati dirinya sebagai kawasan yang menambah keindahan kota.

Wartawan Joko Samudro Suroboyo

Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi memastikan penataan jalur pedestrian di sisi timur Jalan Ir. H. Juanda atau sering disebut Jalan Dago dapat mengurangi kawasan kumuh. Selain itu, pembangunan jalur khusus untuk pejalan kaki tersebut mendukung penataan kota agar tampak asri dan indah.

banner 970x90

“Melalui kegiatan pembangunan jalur pedestrian Dago, kami mengurangi salah satu kawasan kumuh di Kota Sukabumi,” kata Fahmi kepada wartawan di Balai Kota Sukabumi, Senin (21/12/2020).

Selama ini, kawasan Jalan Dago, khususnya di sisi timur termasuk jalur kumuh karena banyak pedagang makanan yang berjualan di atas trotoar. Dengan adanya penataan jalur pedestrian, lokasi tersebut tidak diperbolehkan sebagai tempat berjualan.

“Kami akan memberlakukan pembatasan-pembatasan yang ketat. Jalur pedestrian bukan tempat yang menyenangkan untuk berjualan. Kami akan melakukan penataan yang sifatnya lebih manusiawi, tetapi tidak mengurangi keindahan lingkungan,” jelasnya.

Dalam penilaiannya, sejauh ini pembangunan jalur pedestrian Dago menunjukkan progres uang cukup bagus. Fahmi mengharapkan hasil pembangunan tersebut dapat diresmikan sebelum pergantian tahun.

“Dalam waktu dekat akan dilakukan serah terima pekerjaan untuk bisa melihat lebih jauh terhadap hasil pekerjaan. Penataan Jalan Dago juga mencakup sisi barat,” tuturnya.

Pada bagian lain wali kota menyatakan, tahun ini tidak ada kegiatan pembangunan yang sifatnya fenomenal karena adanya kebijakan pusat tentang refokusing anggaran. Karena itu, tahun depan, Pemkot Sukabumi akan mengejar berbagai program pembangunan fisik infrastruktur, termasuk pembangunan kawasan pemerintahan di Kecamatan Cibeureum. (*)

Print Friendly, PDF & Email