Bahas Persiapan Pilkada, Bupati Pimpin Rapat Pertama

oleh -
Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami memimpin rapat dinas pertama setelah menjalani masa cuti kampanye untuk Pilkada Kabupaten Sukabumi tahun 2020.

Wartawan Joko Samudro Suroboyo

Setelah menjalani masa cuti selama kampanye, Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami memimpin rapat dinas pertama bersama para kepala perangkat daerah. Pada rapat itu, bupati menekankan para pejabat agar mengurangi kegiatan seremonial yang tidak urgen sebagai bentuk senses of crisis untuk memahami kondisi saat ini.

banner 970x90

Rapat diselenggarakan di Pendopo Sukabumi, Senin (7/12/2020) sore. Para peserta selain mereka yang hadir di pendopo juga sebagian mengikuti rapat secara virtual di tempat kerjanya masing-masing.  

“Seluruh perangkat daerah harus memiliki sense of crisis untuk memahami kondisi saat ini sehingga kegiatan yang bersifat seremonial dan tidak urgen supaya dikurangi,” kata bupati dalam arahannya kepada para peserta rapat.

Hendaknya semua pejabat, ujar dia, fokus pada upaya mengatasi pandemi Covid-19 dengan target untuk menyelamatkan masyarakat. Karena itu kegiatan-kegiatan yang tidak berhubungan langsung dengan kepentingan masyarakat dikurangi atau ditunda.

Pada rapat itu, bupati membahas isu-isu utama seperti pilkada, pengelolaan keuangan daerah,  strategi percepatan penanganan Covid-19, pemulihan ekonomi, dan kegiatan  target prioritas. 

Terkait penanganan Covid-19, dia meminta jajarannya untuk terus mengkampanyekan pencegahan penyebaran  Covid-19. Kampanye diperluas ke berbagai kalangan seperti MUI, para ulama, dan kalangan pengurus DKM. Mereka diminta untuk membuat pengumuman di masjid-masjid tentang pentingnya melaksanakan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun.

“Hal ini penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap protokol kesehatan,” ujar Marwan.

Untuk pembangunan infrastrutur, bupati menyebutkan prirotasnya pada bangunan sekolah dan fasilitas kesehatan, pembangunan jalan dan jembatan, serta irigasi sebagai pendukung sektor pertanian.

Bupati juga membahas penanganan rumah  tidak layak huni (RTLH) dan meminta pencadangan dana untuk anggaran bencana.  Tahun depan, ujar dia, di Kabupaten Sukabumi akan dibangun 5.000 RTLH. Sebaiknya, kata dia, 10 persen dari dana RTLH atau untuk membangun 500 unit rumah dialokasikan untuk bencana agar dapat membantu warga yang terkena musibah. 

Selanjutnya kepada para peserta rapat bupati meminta mereka untuk terlibat aktif dalam monitoring pilkada agar dalam pelaksanaannya dapat berjalan di bawah aturan protokol kesehatan.

Sebelum menutup rapat, Bupati Sukabumi memimpin doa bersama untuk kesembuhan Wakil Bupati Sukabumi, H.Adjo Sarjono. Dia menyatakan syukur atas kondisi wakil bupati yang terus membaik.

“Alhamdulillah kondisi Pak Wakil sudah membaik. Mudah-mudahan Pak Adjo bisa segera pulih dan sehat sehingga beliau dapat melanjutkan sisa waktu masa jabatan,” kata Marwan. 

Pada rapat itu, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Zainul S bertindak selaku pemandu. Kepala BPKAD Asep Abdul Wasith memaparkan laporan tentang pengelolaan keuangan daerah,  Kepala Dinas Kesehatan Harun Alrasyid menyampaikan ekspos terkait penanganan Covid-19, dan Kepala Badan Kesbangpol Dodi Rukmana menyampaikan ekspos seputar kondisi masyarakat menjelang Pilkada. (*)

Print Friendly, PDF & Email