Kasus Covid-19 Terus Naik, Satpol PP Gencarkan Operasi 3M

oleh -
Perkembangan terkini Covid-19 di Kota Sukabumi sampai dengan Sabtu (5/12/2020) pukul 12.00 WIB.

Wartawan Joko Samudro Suroboyo

Seiring bertambahnya warga terkonfirmasi positif dan pasien Covid-19 yang meninggal dunia, Pemkot Sukabumi, Provinsi Jawa Barat memperketat aturan protokol kesehatan, khususnya 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan).

Berdasarkan data yang dirilis Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Sukabumi, Sabtu (5/12/2020), jumlah kumulatif kasus Covid-19 di Kota Sukabumi mencapai 1.169 atau bertambah 53 kasus dibandingkan kemarin. Sementara total pasien Covid-19 yang meninggal dunia mencapai 32 orang dengan penambahan hari ini sebanyak 2 orang.

Terkait dengan kondisi tersebut, sejak Jumat (4/12/2020), Pemkot Sukabumi memberlakukan sanksi denda bagi warga yang tidak memakai masker di tempat publik. Aturan protokol kesehatan semakin diperketat.

Aturan ini sebagai pelaksanaan dari Peraturan Wali Kota Sukabumi Nomor 36 Tahun 2020 tentang Pengenaan Sanksi Administratif terhadap Pelanggaran Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 di Kota Sukabumi.

Rencananya operasi penegakan aturan mamakai masker akan digelar sampai dengan 11 Desember 2020 untuk tahap pertama. Pada kegiatan ini, Pemkot Sukabumi mengerahkan Satpol PP yang mendapat dukungan personel dari TNI dan Polri.

“Mulai sekarang berlaku sanksi denda untuk warga yang melanggar protokol kesehatan yakni tidak mengenakan masker di tempat umum,” kata Kepala Bidang Penegakan Perda dan Sumber Daya Aparatur (Gakda SDA) Satpol PP Kota Sukabumi Sudrajat.

Para pelanggar aturan protokol kesehatan, ujar dia, akan menjalani sidang di tempat. Mereka terancam sanksi denda maksimal Rp100 ribu. Tujuan pemberlakuan denda bukan semata-mata untuk mengumpulkan dana, tapi yang lebih penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menegakkan aturan protokol. 

“Sekarang saatnya kami bertindak untuk memberlakukan sanksi denda. Pelanggar protokol kesehatan tidak lagi dikenai sanksi ringan atau sedang,” tutur Sudrajat.

Melalui operasi tersebut, Pemkot Sukabumi mengharapkan semua warga yang berada di tempat publik mengenakan masker. Pemakaian masker terus diperketat sebagai salah satu upaya mencegah penyebaran wabah Covid-19.

Penegakan Peraturan Wali Kota Nomor 36 Tahun 2020 sangat mendesak mengingat sepanjang pekan ini, jumlah pasien Covid-19 yang meninggal dunia terus bertambah dan kasus baru bertambah drastis. Sejak awal pekan lalu, jumlah pasien yang meninggal dunia bertambah 10 orang. (*)  

Print Friendly, PDF & Email