Inilah Saatnya Satpol PP Terapkan Sanksi Denda bagi Warga Tak Bermasker

oleh -
Petugas menjaring sepeda motor yang pengendaranya atau orang yang dibonceng tidak mengenakan masker.

Wartawan Joko Samudro Suroboyo

Jangan bepergian ke tempat publik di wilayah Kota Sukabumi tanpa mengenakan masker. Satpol PP Kota Sukabumi didukung oleh Polri dan TNI akan memberlakukan denda bagi warga yang tidak mengenakan masker di tempat publik dan titik keramaian.

Pemberlakuan sanksi tersebut merupakan penegakan dari Peraturan Wali Kota Sukabumi Nomor 36 Tahun 2020 tentang Pengenaan Sanksi Administratif terhadap Pelanggaran Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 di Kota Sukabumi.

“Mulai hari ini berlaku sanksi denda untuk warga yang melanggar protokol kesehatan yakni tidak mengenakan masker di tempat umum,” kata Kepala Bidang Penegakan Perda dan Sumber Daya Aparatur (Gakda SDA) Satpol PP Kota Sukabumi Sudrajat ketika dihubungi di tengah kesibukannya operasi penegakan protokol kesehatan, Jumat (4/12/2020).

Para pelanggar aturan protokol kesehatan, ujar dia, akan menjalani sidang di tempat. Mereka terancam sanksi denda maksimal Rp100 ribu. Tujuan pemberlakuan denda bukan semata-mata untuk mengumpulkan dana, tapi yang lebih penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menegakkan aturan protokol.  

“Sekarang saatnya kami bertindak untuk memberlakukan sanksi denda. Pelanggar protokol kesehatan tidak lagi dikenai sanski ringan atau sedang,” tutur Sudrajat.

Sosialisasi dan imbauan dalam upaya menegakkan protokol kesehatan selama berbulan-bulan sudah cukup bagi masyarakat. Warga tentu sudah memahami pentingnya masker bagi keselamatan diri sendiri dan orang lain di lingkungannya untuk mencegah Virus Corona masuk ke dalam tubuh.

“Operasi akan terus dijalankan di beberapa wilayah di Kota Sukabumi,” ujarnya.

Karena operasi masih berjalan, Sudrajat belum bisa menghitung jumlah pelanggar masker yang diberi sanksi denda. Yang jelas, kata dia, satu bundel buku BAP yang berisi 50 lembar hampir habis.

Hasil pantauan di lapangan, operasi digelar secara serentak di tujuh kecamatan di Kota Sukabumi. Di setiap titik operasi, petugas gabungan menjaring pengendara sepeda motor yang tidak memakai masker. Petugas juga mencegat pejalan kaki yang melenggang di tempat keramaian tanpa memperhatikan alat pelindung diri (APD). (*)

Print Friendly, PDF & Email