Pemkot Libatkan DKM Atasi Kesulitan Ekonomi di Tengah Wabah

oleh -
Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi (tengah) pada pembukaan pelatihan wirausaha lembaga keagamaan dan UP2K.

Wartawan Joko Samudro Suroboyo

Pemkot Sukabumi akan terus menggerakkan lembaga keagamaan seperti DKM (Dewan Kemakmuran Masjid) untuk meningkatkan perputaran ekonomi umat di sekitar masjid. Pertimbangannya masjid bukan hanya tempat ibadah, melainkan juga harus menjadi pusat peradaban, pusat ibadah, dan tempat pergerakan ekonomi umat.

banner 970x90

Hal itu dikatakan Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi saat membuka kegiatan pelatihan wirausaha lembaga keagamaan dan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) di salah satu hotel di kawasan Jalan Suryakencana, Kota Sukabumi, Senin (30/11/2020).

Melalui pelatihan yang digelar oleh Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Sukabumi itu, ujar Fahmi, Pemkot Sukabumi mengajak dan memotivasi pengurus DKM dan jamaah masjid untuk menggali dan memanfaatkan potensi yang dimilikinya guna mengembangkan ekonomi umat.

“Semestinya segala permasalahan umat termasuk masalah ekonomi bisa diselesaikan di masjid,” kata dia.

Di tengah kondisi pandemi Covid-19, lanjut wali kota, DKM beserta jamaah di dalamnya harus piawai memanfaatkan peluang agar mereka bisa ambil bagian dalam menggerakkan ekonomi masyarakat yang tinggal di sekitar masjid.

“Kami terus menggerakkan roda perekonomian masyarakat termasuk lembaga keagamaan yang di dalamnya DKM. Semua harus bergerak, baik pelaku usaha, lembaga usaha, dan lembaga-lembaga lainnya di masyarakat,” tutur Fahmi.

Dalam kaitan itulah pelatihan tersebut digelar. Tujuan pelatihan, kata dia, selain untuk mendorong perputaran roda ekonomi agar berputar lebih kencang juga untuk melahirkan para wirausaha baru.

“Di samping pelatihan, kami juga telah meluncurkan berbagi kebijakan dan program untuk menyelamatkan ekonomi masyarakat. Salah satunya penerbitan Perizinan Industri Rumah Tangga atau PIRT dan pelatihan pembuatan produk yang higienis dan halal. Mudah-mudahan dengan berbagai program tersebut, usaha mikro dan kecil di Kota Sukabumi bergerak dan tumbuh cepat,” ujar Fahmi.

Bersamaan dengan itu, di dalam pelatihan tersebut, penyeleggara melibatkan UP2K yang memiliki peran penting dalam mendorong peran ibu-ibu untuk meningkatkan ekonomi keluarga. Secara keseluruhan UP2K juga memiliki potensi untuk menggerakkan ekonomi masyarakat. (*)

Print Friendly, PDF & Email