Beraksi di Siang Bolong, Pencuri Motor ‘Bancunur’ Dikepruk Massa

oleh -
Pencuri motor beraksi di siang bolong, alih-alih berhasil membawa barang yang diincarnya, dia malah babak belur dikeroyok massa.

Wartawan Dicky Sopyan

Perbuatan S alias N memang kelewatan. Dia mencoba akan mencuri sepeda motor di depan hidung pemiliknya yang dikira sedang lengah. Namun bukannya motor yang didapat, S malah dikepruk massa hingga wajahnya bancunur dan berdarah-darah. Sementara seorang rekannya bernama Ul dalam pengejaran polisi.

Aksi pencurian yang dilancarkan S itu terjadi di Kampung Babakan Cisuru RT 10 RW 04 Desa Padajaya, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Jumat (27/11/2020) sekitar pukul 13.30 WIB. Dia mengincar sepeda motor merk Honda Beat bernopol F 6922 UBG kepunyaan Deni alias Ite.  

Percobaan pencurian oleh S dan Ul itu masuk kategori nekat karena dilakukan di tempat umum yang cukup ramai dan padat penduduk. Ketika itu Ite sedang menunggui warungnya. S dan Ul datang ke warung Ite untuk membeli air mineral. Ite tidak curiga karena sekilas tampak dua sekawan ini bukan orang jahat.  

“Namun ketika saya masuk ke dalam rumah, kedua orang itu mencoba membawa sepeda motor saya,” ujar Ite. 

Kebetulan, kunci kontak sepeda motor masih tergantung di tempatnya. Jadi mudah sekali bagi S dan Ul membawa kabur sepeda motor kesayangan Ite tersebut. Sehari-hari Ite terbiasa memarkirkan sepeda motor di depan warung, baik dalam keadaan terkunci maupun tidak terkunci. Aman-aman saja.

Namun keberuntungan masih berpihak pada Ite dan kesialan menimpa S dan Ul. Anak Ite melihat kedua orang itu sedang berusaha membawa kabur sepeda motor. Anak itu berteriak kencang. Secara refleks Ite meloncat dan menghampiri S dan Ul yang sedang mencoba maling motor.

Ite berusaha sekuat tenaga mempertahankan sepeda motor miliknya. Sebaliknya S dan Ul mati-matian akan membawa kabur motor tersebut. Terjadi kegaduhan karena dalam aksinya Ite memarahi keduanya dengan suara keras.

Dalam sekejap keributan itu memancing perhatian warga. Para tetangga berdatangan ke tempat pemilik dan pencuri yang berebut sepeda motor. Tanpa dikomando, warga langsung membantu Ite yang tampak kewalahan. Mereka mengeroyok para pencuri. S masuk ke dalam kepungan warga, sedangkan Ul meloloskan diri.

Emosi massa tak terbendung. Mereka memukul, menyeret, dan menendang S. Pencuri ini pun tak bisa melawan kekuatan massa yang terus mengepruknya. Akibat berbagai pukulan dan tendangan menimpa tubuhnya, wajahnya berdarah. S hanya bisa bertahan dengan wajah meringis. Dia pun terus minta ampun.

Beruntung, sebelum aksi massa lebih brutal, petugas dari Polsek Jampangkulon tiba di lokasi. Polisi langsung meredam emosi warga dan mengamankan S. Kepada polisi, S mengaku tinggal di Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi. Setelah mendapatkan  pengobatan atas luka-lukanya, S ditahan di Mapolsek Jampangkulon. (*)

Print Friendly, PDF & Email