Terpapar Covid-19, Warga Tipar Meninggal Tanpa Penyakit Penyerta

oleh -
Perkembangan termutakhir kasus Covid-19 di Kota Sukabumi sampai dengan Jumat, 27 November 2020 pukul 12.00 WIB.

Wartawan Joko Samudro  

Satu lagi pasien Covid-19 di Kota Sukabumi meninggal dunia. Pasien tersebut menghembuskan napas terakhir di RSUD R. Syamsudin, S.H. Kota Sukabumi ketika sedang menjalani perawatan di ruang isolasi.

banner 970x90

“Pasien tersebut seorang laki-laki berumur 63 tahun dari Kelurahan Tipar, Kecamatan Citamiang. Berdasarkan informasi dari rumah sakit, beliau meninggal tanpa komorbid atau penyakit penyerta,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sukabumi, dr. Wahyu Handriana kepada wartawan, Jumat (27/11/2020).

Pemakaman pasien yang meninggal dunia itu, ujar Wahyu, dilakukan di bawah prosedur dan protokol kesehatan Covid-19. Satgas Covid-19 Kota Sukabumi melakukan pengawasan pada pemakaman tersebut. Jumlah kumulatif pasien Covid-19 yang meninggal dunia menjadi 20 orang.

Berdasarkan data yang dirilis Satgas Covid-19 Kota Sukabumi, hari ini terjadi penambahan kasus Covid-19 sebanyak 33. Dengan demikian, jumlah kumulatif kasus Covid-19 di Kota Sukabumi mencapai 931.

Rincian penyebaran pasien baru Covid-19 berasal dari Cikole 9 orang, Citamiang 8 orang, Warudoyong 7 orang, Baros 4 orang, Gunungpuyuh 3 orang, serta Cibeureum dan Lembursitu masing-masing 1 orang.

Dua hari sebelumnya, penambahan kasus Covid-19 juga di atas 30. Walaupun begitu, penambahan kasus Covid-19 tersebut tidak membuat status Kota Sukabumi turun. Dari infografik yang ditebitkan Satgas Covid-19, Kota Sukabumi masih berada pada status di zona oranye, antara kuning dan merah.

Pasien Covid-19 yang 33 orang itu sebanyak 27 karena suspek dan 6 orang dipicu oleh kontak erat. Sebanyak 20 orang menjalani isolasi di rumah sakit dan 13 orang isolasi mandiri di rumah.  

Adapun jumlah pasien sembuh Covid-19 hari ini sebanyak 24 orang. Jumlah kumulatif pasien sembuh menjadi 659 orang atau 70,8 persen dari jumlah kumulatif kasus Covid-19. (*)     

Print Friendly, PDF & Email