Warga Desa Cipeundeuy Perbaiki Irigasi Cimandala yang Tertimpa Longsor

oleh -
Warga Desa Cipeundeuy bergotong royong untuk membetulkan Irigasi Cimandala yang salurannya tertimbun material longsor.

Wartawan Dicky Sopyan

Pemdes Cipeundeuy, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi bersama warga bergotong royong untuk memperbaiki Irigasi Cimandala yang alirannya tertutup longsor. Perbaikan irigasi itu menggunakan peralatan sederhana seadanya seperti linggis, garpu, dan cangkul.

“Kami memperbaiki saluran irigasi ini agar airnya dapat kembali mengalir ke areal pesawahan. Warga membuang tumpukan tanah dan batu  dari saluran irigasi yang terkena longsor,” kata Kepala Desa Cipeundeuy, Bakang Anwar As’adi ketika ditemui di lokasi gotong royong, Ahad (22/11/2020). 

Saluran Irigasi Cimandala tertimbun tanah dari tebing yang longsor pada Rabu, 18 November 2020 sekira pukul 23.00 WIB. Material longsoran menutup saluran irigasi dengan tinggi 4 meter dan panjang 15 meter. Irigasi Cimandala berfungsi sebagai sumber pengairan bagi ratusan hektare lahan sawah di Desa Cipeundeuy.

“Longsornya 5 hari yang lalu, waktu itu terjadi hujan deras disertai angin kencang di wilayah Desa Cipeundeuy malam hari,” tutur Bakang.

Kalau tidak segera dibetulkan, sistem pengairan pada Irigasi Cimandala akan macet total. Dampaknya dapat menimbulkan kekeringan pada areal pesawahan, terutama pada musim kemarau.

“Irigasi ini harus tetap mengalir karena merupakan sumber penghidupan bagi masyarakat di Kedusunan Cimandala,” kata kepala desa.

Bakang berharap kepada Pemkab Sukabumi dapat memberikan bantuan agar dampak longsor tersebut dapat segera teratasi. Untuk memperbaiki saluran dan mengangkat material longsor dari irigasi, warga membutuhkan alat berat.

“Kami perlu alat berat untuk membenahinya. Kalau tidak ada alat berat, kami sulit memperbaiki irigasi ini. Dalam waktu dekat kami akan mengajukan permohonan bantuan pinjaman alat berat,” kata Kuwu Bakang. (*)  

Print Friendly, PDF & Email