Desa Bojongraharja Cikembar Gelar Musdes Perencanaan 2021

oleh -
Di meja pimpinan musyawarah dari kiri ke kanan Ketua BPD Bojongraharja, Abdul Aziz Pristiadi, Camat Cikembar Tamtam, dan Kepala Desa Bojongraharja H. Henhen Suhendar.

Wartawan Denny Nurman AJ

Pemerintah Desa (Pemdes) Bojongraharja menggelar musyawarah desa (musdes) di aula Desa Bojongraharja Jalan Pelabuhan II Km 14,  Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jumat (20/11/2020). Pada musyawarah itu, para peserta membahas perencanaan pembangunan tahun anggaran 2021.

Tampak duduk di meja pimpinan Camat Cikembar Tamtam, Ketua BPD Bojongraharja Abdul Aziz Pristiadi, dan Kepala Desa Bojongraharja H. Henhen Suhendar. Sementara dari kalangan peserta tampak hadir perangkat desa, unsur lembaga desa, perwakilan pemuda, para kepala dusun, para ketua RW, para kepala RT, tokoh masyarakat, dan tokoh agama.

“Hasil dari musyawarah ini akan dibawa ke musyawarah perencanaan pembangunan di tingkat kecamatan. Pembangunan harus didahului perencanaan. Dalam rangka itulah, kita menggelar musyawarah,” kata Camat Cikembar dalam arahannya.

Perencanaan diperlukan agar pembangunan yang dilaksanakan bisa tepat sasaran dan manfaatnya dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Musyawarah tersebut juga sangat strategis, ujar Tamtam, mengingat laju pembangunan di desa agak tersendat karena adanya wabah Covid-19.

“Musyawarah desa harus menghasilkan perencanaan pembangunan yang mapan dan matang,” tambah camat.

Diharapkannya, pembangunan di Desa Bojongraharja tahun 2021 bisa berjalan dengan lancar sesuai perencanaan yang telah dibuat. Mudah-mudahan, kata dia, karena lokasinya yang strategis, Desa Bojongraharja bisa menjadi tolok ukur dalam keberhasilan pelaksanaan pembangunan di Kecamatan Cikembar.

Para peserta musyawarah desa di Desa Bojongraharja melaksanakan aturan protokol kesehatan.

Di tempat yang sama, Aziz selaku Ketua BPD Bojongraharja menjelaskan, musdes digelar untuk menyepakati dan menyusun Rencana Kerja Pemdes tahun anggaran 2021. Sebagian kegiatan yang direncanakan tahun 2021 melanjutkan program yang tertunda akibat adanya refocusing anggaran tahun 2020 untuk penanganan Covid-19.

“Sebagian Dana Desa dialihkan untuk membiayai program bantuan bagi masyarakat yang terdampak wabah Covid-19. Jadi kegiatan pembangunan fisik dan pemberdayaan ada yang tertunda,” ujar Azis.

Tahun depan, lanjut dia, pembangunan tahun depan difokuskan pada kegiatan fisik infrastruktur kesehatan, posyandu, PAUD, dan kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan. 

Musdes Bojongraharja tersebut dilaksanakan di bawah aturan protokol kesehatan yang ketat. Semua hadirin harus memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan hand sanitizer. (*)

Print Friendly, PDF & Email