Pambagian Bansos Provinsi Tahap III di Ciheulang Tonggoh Disebar ke RW

oleh -
Salah seorang penerima bansos provinsi tahap III di Desa Ciheulang Tonggoh, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.
Kepala Desa Ciheulang Tonggoh, Endang Junaedi.

Wartawan Joko Samudro (PSN)

Guna mencegah penyebaran Virus Corona yang menjangkitkan penyakit Covid-19, Pemdes Ciheulang Tonggoh mendistribusikan bantuan sosial (bansos) dari Pemprov Jabar tahap III ke tiap-tiap RW. Dengan sistem pembagian tersebut, pembagian bansos tersebut dapat mencegah terjadinya penumpukan warga di satu titik.

banner 970x90

“Kami tidak ingin melakukan pelanggaran terhadap aturan protokol kesehatan pada setiap kegiatan di desa, termasuk pembagian bantuan sosial. Karena itu bansos dari provinsi kami distribusikan melalui ketua RW masing-masing,” kata Kepala Desa Ciheulang Tonggoh, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Endang Junaedi di tengah kesibukan pembagian bansos provinsi, Kamis (12/11/2020).

Langkah tersebut ditempuh sebagai antisipasi untuk mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Sukabumi, khususnya di Kecamatan Cibadak yang jumlah kasusnya masih cukup tinggi. Endang yakin di tingkat RW, pembagian bansos bisa lebih cepat dan pengaturan para penerima lebih mudah karena jumlahnya relatif lebih sedikit.

“Kalau pembagian dilakukan di tingkat desa, ratusan penerima bantuan berkumpul di satu tempat. Pasti terjadi penumpukan orang dan rawan bagi penyebaran Covid-19,” ujar Endang.

Bansos provinsi tahap III yang diterima keluarga penerima manfaat (KPM) berupa natura yang terdiri dari makanan, bahan pangan, dan masker serta uang tunai Rp100 ribu. Jumlah penerima bantuan mencapai 793 KPM yang tersebar di semua RW yang ada di Desa Ciheulang Tonggoh.

Para penerima bantuan berasal dari keluarga yang terdampak wabah Covid-19 dan tidak terdaftar sebagai penerima bantuan dari pusat, kabupaten, dan desa.

Atas nama masyarakat Desa Ciheulang Tonggoh, Endang menyampaikan terima kasih kepada pemerintah yang telah menyalurkan berbagai bantuan untuk warga yang terdampak wabah Covid-19. (*)

Print Friendly, PDF & Email