Inovasi Sabumimatih dan Samsat Gendong di Kebonpedes Dipuji Pjs. Bupati

oleh -
Pjs. Bupati Sukabumi Raden Gani Muhamad (tengah) menyampaikan apresiasi pada inovasi Sabumimatih dan Samsat Gendong yang dikembangkan Kecamatan Kebonpedes.

Wartawan Herman Suherman

Inovasi pelayanan Sabumimath dan Samsat Gendong yang dikembangkan Kantor Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi akan terus diperluas hingga ke tingkat RW. Tujuannya untuk meningkatkan cakupan inovasi tersebut hingga lapisan masyarakat paling bawah.

banner 970x90

Hal itu dikatakan Camat Kebonpedes H. Ali Iskandar kepada Pjs. Bupati Sukabumi Raden Gani Muhamad yang mengadakan kunjungan kerja ke Desa Jambenenggang, Kecamatan Kebonpedes, Rabu (11/11/2020). Pada kesempatan itu, Gani menyampaikan apresiasi pada Sabumimatih dan Samsat Gendong yang memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam mendapatkan pelayanan.

Sabumimatih merupakan akronim dari  Saurang Sabumi Mere Getih untuk mendorong jumlah pendonor darah di tengah masyarakat, sedangkan Samsat Gendong merupakan layanan jemput bola ke rumah-rumah warga yang akan membayar pajak.

“Dari Sabumimatih kami berhasil mengumpulkan 340 labu darah dari pendonor. Ke depan program ini akan dilakukan hingga tingkat RW untuk meningkatkan jumlah pendonor aktif,” kata Ali.

Dari inovasi Samsat Gendong, Kantor Kecamatan Kebonpedes bisa meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak. Pada program ini pula diberlakukan cara membayar pajak dengan sampah.

“Sabumimatih dan Samsat Gendong ini merupakan bagian dari inovasi layanan publik yang dirintis di Kecamatan Kebonpedes dan terbukti bermanfaat bagi masyarakat,” tutur Camat Ali.

Keberhasilan inovasi itu mendapat pujian dari Pjs Bupati Sukabumi. Gani menyatakan, dua inovasi tersebut terbukti telah memberikan kemudahan bagi masyarakat. Dia pun menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Sabumimatih dan  Samsat Gendong di Desa Jambenenggang dan Kecamatan Kebonpedes.

“Inovasi seperti ini harus terus dikembangkan agar semakin teruji efektivitas dan manfaatnya serta bisa diterapkan di wilayah lain,” ujar Gani.

Pjs. Bupati Sukabumi pun mengajak seluruh jajaran pemda untuk terus mengembangkan inovasi yang dapat melayani masyarakat dengan cepat, murah, dan lebih baik. Aparat pemda harus terus meningkatkan perannya dalam melayani, bukan dilayani.  

“Saya harapkan inovasi  yang berdampak positif bagi masyarakat bisa diaplikasikan  di semua wilayah, baik tingkat desa, kecamatan, maupun kabupaten,” ujarnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email