Bhabinkamtibmas-Babinsa Prianganjaya Lanjutkan Pondok Mengaji di Tengah Wabah

oleh -
Pembagian Al-Quran dan Kitab Iqro oleh Bhabinkamtibmas Desa Prianganjaya, Brigadir Didi Dwi Purnomo bersama Babinsa Prianganjaya Serda Didin Hasanudin di Kampung Kadudatar, Desa Prianganjaya.

Wartawan Joko Samudro (PSN)  

Kekompakan Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Prianganjaya, Kecamatan Sukalarang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat dalam menegakkan protokol kesehatan bisa diandalkan dan sudah teruji.  

Hal itu terlihat salah satunya pada kegiatan pembagian Al-Quran dan Kitab Iqro kepada para santri Pondok Mengaji di Kampung Kadudatar RT 08 RW 04 Desa Prianganjaya, Ahad (8/11/2020). Dengan protokol kesehatan mereka bersama-sama bertekad untuk tetap melanjutkan kegiatan belajar mengajar di Pondok Mengaji Bhabinkamtibmas Desa Prianganjaya di Kampung Kadudatar.

“Kami akan melanjutkan program pengajaran kepada anak-anak di Kampung Kadudatar dengan menerapkan protokol kesehatan,” kata Bhabinkamtibmas Desa Prianganjaya, Brigadir Didi Dwi Purnomo didampingi Babinsa Prianganjaya Serda Didin Hasanudin ketika ditemui di tempat pembagian Al-Quran dan Kitab Iqro.

Sesuai instruksi dari Mabes TNI dan Mabes Polri, kegiatan Bhabinkamtibmas di  desa harus dilakukan bersama-sama dengan Babinsa selama masa wabah Covid-19. Keduanya selalu mengimbau masyarakat untuk melaksanakan protokol kesehatan seperti mengenakan masker ketika berada di tempat keramaian dan kerumunan orang.

Dalam menyelenggarakan kegiatan di Pondok Mengaji, mereka mewajibkan dirinya dan para santri untuk mengenakan masker. Ketentuan ini tidak dapat ditawar-tawar, bila perlu Brigadir Didi merogoh kocek sendiri untuk membeli masker.

“Karena itu sebelum berkunjung ke tempat mengaji, kami selalu mencari masker untuk dibagikan kepada anak-anak,” ujar Brigadir Didi.

Kepada para santrinya, bintara Polri dan TNI itu rajin berbagi hadiah untuk memotivasi anak-anak agar lebih giat belajar. Seperti pada pertemuan itu, Brigadir Didi membagikan Al-Quran dan Kitab Iqro kepada santri yang bisa melaksanakan tugas atau menjawab pertanyaan dari Brigadir Didi dan Serda Didin.

Dalam hal ini Bhabinkamtibmas dan Babinsa memberijan tugas kepada para santri untuk membacakan surat-surat pendek dan soal matematika. Para santri sangat bersemangat menjawab pertanyaan dari kedua aparat negara berhati mulia tersebut.

Seorang anak tampak gemetar tangannya ketika menerima hadiah setelah membacakan doa keselamatan untuk kedua orang tua. Anak yang bernama Syamsul Arifin, siswa kelas 4 SD, itu hidup bersama neneknya.

Brigadir Didi juga meminta doa dan restu dari para santrinya untuk kelancaran pembangunan Sekolah Alam di Kampung Reuma yang terletak di seberang Kampung Kadudatar. Fungsi sekolah alam ini untuk menggabungkan berbagai kegiatan produktif anak-anak dan warga.

“Nanti di Sekolah Alam, anak-anak bisa belajar dan membaca buku. Bapak mempunyai banyak buku bacaan pemberian dari Ibu Kapolres. Nanti disimpan di Sekolah Alam,” ujar Brigadir Didi.

Kapolres yang dimaksudnya adalah Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni yang dikenal sebagai salah satu pejabat yang peduli pada pendidikan dan anak-anak.  Bhabinkamtibmas dengan dukungan dari Babinsa berencana akan memulai pembangunan Sekolah alam pada bulan Januari 2021.

“Bangunannya sederhana dengan konstruksi dari bambu gombong dan batu. Kami akan berjuang dengan sekuat tenaga untuk mewujudkan sekolah tersebut,” kata Brigadir Didi. (*)  

Print Friendly, PDF & Email