Rindukan Zona Kuning, Pjs. Bupati Ingin Kegiatan Penting Dapat Dilaksanakan

oleh -
Rapat evaluasi dan pembahasan tindak lanjut kasus Covid-19 di Kabupaten Sukabumi bertempat di Pendopo Kabupaten Sukabumi yang dipimpin Pjs. Bupati Sukabumi Raden Gani Muhamad (kedua dari kiri) dan dihadiri Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni.

Wartawan Joko Samudro (PSN)

Editor Wawan AS

banner 970x90

Belakangan ini, kasus Covid-19 di wilayah Kabupaten Sukabumi cenderung meningkat. Menurut Pjs. Bupati Sukabumi Raden Gani Muhamad, banyak faktor yang diduga menjadi pemicu meningkatnya Covid-19 itu, salah satunya banyak kerumunan massa tanpa memperhatikan protokol kesehatan. 

“Banyak faktor yang diduga menjadi pemicu meningkatnya Covid-19 di Kabupaten Sukabumi. Apalagi dengan adanya berbagai peristiwa kerumunan massa tanpa memperhatikan protokol kesehatan,” kata Gani ketika memimpin rapat evaluasi dan pembahasan tindak lanjut meningkatnya kasus Covid-19 di wilayah Kabupaten Sukabumi bertempat di Pendopo Sukabumi, Kamis (5/11/2020).

Selama ini, ujar Gani, Pemkab Sukabumi terus mengupayakan Kabupaten Sukabumi paling tidak masuk zona kuning, idealnya zona biru agar beberapa aktivitas penting seperti belajar secara tatap muka di sekolah dapat dilaksanakan. Saat ini, Kabupaten Sukabumi berada di zona oranye atau jingga yakni antara kuning dan merah.

“Maka dari itu, Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus memonitor perkembangan kasus Covid-19. Semua berkeinginan wilayah Sukabumi dikategorikan minimal zona kuning,” kata dia.

Penanganan Covid-19 oleh pemda dan Satgas Covid-19 terus dilakukan dengan intensif.  Satgas selalu mengevaluasi langkah-langkah yang sudah dilaksanakan secara rutin. Dengan segala kesungguhan dan penuh dispilin, pemda dan Satgas melakukan berbagai upaya untuk menggalakkan penerapan protokol kesehatan di dalam adaptasi kebiasaan baru.

“Kegiatan rapat evaluasi ini bertujuan untuk menguatkan koordinasi Satgas Penanganan Covid-19. Setelah statusnya berubah dari gugus tugas menjadi satuan tugas, satgas ini harus ditingkatkan koordinasinya,” jelas Gani.

Langkah-langkah yang dilakukan Pemkab Sukabumi, lanjut dia, antara lain edukasi, sosialisasi, dan penegakan hukum secara masif. Targetnya penerapan protokol kesehatan dapat menjadi gaya hidup baru.

“Jangan anggap Covid-19 ini dengan enteng. Mari kita tangani Covid-19 bersama-sama. Salah satunya dengan menerapkan cara hidup baru dengan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak,” tuturnya.

Di tempat yang sama Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni mengatakan, dia dan jajarannya secara berkelanjutan mengupayakan edukasi masyarakat terkait bahaya dan ancaman penyabaran Covid-19.

“Kami aparat keamanan akan menarapkan kedisiplinan kepada siapapun yang tidak patuh. Tentu saja sesuai dengan prosedur yang berlaku,” kata AKBP Sumarni. (*)

Print Friendly, PDF & Email