Kapolres: Pemilik SIM C Dapat Bantuan, Itu Berita Tidak Benar

oleh -
Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sumarni.

Wartawan Joko Samudro (PSN)

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni menegaskan, informasi yang disampaikan secara berantai melalui aplikasi pesan lintas platform Whatsapp yang menyatakan pemilik SIM mendapat bantuan dari pemerintah itu berita tidak benar alias hoax. Karena itu Kapolres mengimbau masyarakat untuk menagabaikan pesan yang tidak jelas asal-usulnya itu.

banner 970x90

“Saya pastikan bahwa informasi itu sama sekali tidak benar,” kata AKBP Sumarni kepada sejumlah wartawan, Selasa (3/11/2020) sore.

Pada pesan yang menyebar secara masif itu disebutkan, pemilik SIM akan mendapat bantuan sebesar Rp900 ribu yang dananya akan dikirimkan kepada setiap pemiliki SIM C. Isi pesan tersebut, ujar dia, tidak masuk akal dan mengada-ada sehingga sudah pasti hoax.

“Informasi seperti dapat menimbulkan keresahan di masyarakat dan akan menggangu kondusivitas wilayah,” tuturnya.

Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang beredar di media sosial yang tidak jelas sumbernya. Masyarakat jangan mudah percaya pada berbagai macam narasi, informasi, atau berita di media sosial yang tidak bisa dikonfirmasi kebenarannya.

“Ketika mendapatkan informasi, sebaiknya cari tahu dulu kebenarannya. Periksa sumbernya lalu mengkonfirmasikannya kepada  instansi atau lembaga yang disebut sebagai sumbernya. Informasi yang benar itu jelas sumbernya dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar dia. (*)

Print Friendly, PDF & Email