Cuti Bersama, Pemkot Gelar Operasi Yustisi

oleh -
Jajaran kepolisian dari Satlantas Polres Sukabumi Kota ikut medukung Operasi Yustisi yang digelar Pemkot Sukabumi menghadapi naiknya pengunjung dari luar daerah selama masa cuti bersama.

Wartawan Denny Nurman AJ

Selama cuti bersama akhir pekan yang diwarnai adanya long week end selama 5 hari berturut-turut, Pemkot Sukabumi menggelar Operasi Yustisi untuk mengurangi dan mencegah penyebaran Covid-19. Sepanjang libur panjang itu, Kota Sukabumi kebanjiran pengunjung dari luar daerah.

banner 970x90

Fokus operasi tertuju pada penegakan aturan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran wabah Covid-19. Petugas gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Dinas Kesehatan dilibatkan dalam Operasi Yustisi tersebut. Mereka memeriksa setiap kendaraan yang melintasi pos operasi untuk menjaring warga yang tidak mentaati protokol kesehatan.

Pada Sabtu (31/10/2020) Operasi Yustisi dipusatkan di depan eks Supermall Giant di Jalan Raya RA Kosasih Kota Sukabumi. Di tempat operasi tampak hadir Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Sukabumi, Ir. H. Cecep Mansyur, M.M. selaku unsur pimpinan Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Sukabumi.  

“Kegiatan Operasi Yustisi ini intinya untuk melakukan tindakan pencegahan terhadap penyebaran Covid-19 dari warga yang datang dari luar daerah. Tim gabungan memantau setiap kendaraan yang lewat dan menjaringnya jika ketahuan pengendara atau penumpangnya tidak mengenakan masker,” kata Cecep ketika ditemui di depan eks Giant.  

Petugas, kata Cecep, langsung memberikan teguran kepada warga yang tidak memakai masker. Mereka mengarahkan para pelanggar protokol kesehatan itu untuk mentaati aturan guna mengurangi risiko terpapar Covid-19 atau menularkan penyakit ini kepada orang lain.

“Akhir-akhir ini tingkat kesadaran masyarakat terhadap aturan protokol kesehatan terus naik. Masyarakat makin menyadari pentingnya hidup bersih dan sehat untuk mencegah penyebaran penyakit termasuk Covid-19,” tutur Cecep.

Walaupun masih ada warga yang mengabaikan kewajiban mengenakan masker, lanjut dia, hal itu tidak menggambarkan kondisi di Kota Sukabumi secara keseluruhan. Karena kenyatanaanya sebagian besar warga Kota Sukabumi selalu menggunakan masker ketika berada di luar rumah. Dia pun mengingatkan bahwa area publik di Kota Sukabumi merupakan kawasan wajib mengenakan masker.  

“Sejauh ini kami belum menerapkan sanksi, hanya memberikan teguran kepada pelanggar protokol kesehatan. Kami masih menempuh cara-cara persuasif,” kata Cecep. (*)

Print Friendly, PDF & Email