Puluhan Rumah Rusak di Tugubandung, Kampung Cicadas Paling Parah

oleh -
Salah satu rumah penduduk yang mengalami kehancuran pada bagian atap dan konstruksi dindingnya setelah diterjang angin puting beliung yang mengamuk di Desa Tugubandung, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi.

Wartawan Joko Samudro (PSN)

Amukan angin puting beliung di bawah hujan deras yang melanda Desa Tugubandung menghancurkan puluhan rumah penduduk dan beberapa fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos fasum). Akibat angin puyuh tersebut ratusan warga desa yang terletak di Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi itu harus tinggal di tempat-tempat penampungan.

banner 970x90

Berdasarkan laporan dari Tagana (Taruna Siaga Bencana) Kecamatan Kabandungan, jumlah rumah yang rusak mencapai 58 unit ditambah 5 fasilitas sosial dan fasilitas umum. Kerusakan terjadi di kedusunan-kedusunan Tugu, Cicadas, Kaladi I, dan Kaladi II.

Di antara kampung-kampung tersebut, Kampung Cicadas mengalami kerusakan paling parah. Di kampung ini sebanyak 46 rumah penduduk hancur berantakan dan 4 fasos fasum dan tempat usaha dalam keadaan rusak.

Tagana turun ke lokasi bencana bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, Petugas Penanggulangan Bencana (P2BK), dan unsur lainnya untuk melakukan assessment.

Data kerusakan rumah masih terus diperbaiki dengan melakukan pendataan yang lebih cermat siang ini. Sebelumnya Kades Yudi  menyatakan, jumlah rumah yang rusak sekitar 150 rumah. Rupanya itu perkiraan awal sebelum tim gabungan terjun ke lokasi.  

Bencana angin puting beliung itu terjadi selepas pukul 16.00 WIB pada Kamis (29/10/2020). Awalnya Desa Tugubandung dilanda hujan deras selama beberapa jam. Sekitar pukul 16.00 WIB, hujan deras itu berubah menjadi hujan yang disertai hembusan angin puting beliung.   

Warga panik ketika menyaksikan angin yang berputar-putar dengan gerakan maju secara zigzag menghancurkan bangunan dan pepohonan yang dilewatnya. Dalam sekejap angin tersebut merontokan rumah terutama bagian atap dan pepohonan di kebun milik warga.

Sebagian besar rumah yang diterjang angin puting beliung itu mengalami kehancuran bagian atapnya, gentengnya mabur ke udara terbawa hembusan angin. Beberapa rumah mengalami kerusakan tiang-tiang penyangga utama hingga keadaannya hampir rubuh.

Pada bencana itu, satu orang warga bernama Emid mengalami luka ringan. Emid merupakan warga Kampung Tugu RT 06 RW 02 Desa Tugubandung. Setelah bencana, warga yang rumahnya rusak tinggal di tempat penampungan, rumah tetangga, dan rumah kerabat.

Rincian kampung dan jumlah rumah yang rusak akibat angin puting beliung tersebut  terdiri dari Kampung Tugu RT 04 RW 02 sebanyak 2 rumah, Kampung Tugu RT 06/02 sebanyak 5 rumah, Kampung Cicadas RT 03/04 sebanyak 23 rumah, Kampung Cicadas RT 02/04 sebanyak 11 rumah, Kampung Cicadas RT 05/04 sebanyak 12 rumah Kampung Kaladi II RT 01/06 sebanyak 4 rumah, dan Kampung Kaladi I RT 01/05 sebanyak 1 rumah.

Adapun bangunan berupa fasos fasum dan tempat usaha yang rusak sebanyak 5 unit yang terdiri dari Madrasah Diniyah Al-Firdaus di Kampung Cicadas RT 03/04, Masjid Jami Al-Hidayah di Kampung Cicadas RT 02/04, SMPN 2 Kabandungan di Kampung Cicadas RT 02/04, dan dua kandang ayam yaitu milik  Humaedi di Kampung Cicadas RT 02/04 dan H. Entis Sutisna di Kampung Kaladi II RT 01/06.

“Untuk kerugian materi, besarannya masih dihitung dalam dalam kajian tim. Perkembangan informasi selanjutnya akan dilakukan update secara berkala apabila terdapat laporan tambahan,” kata Nurdin Shopian dari Tagana Kecamatan Kabandungan. (*)

Print Friendly, PDF & Email