Masa Transisi Kartu Tani, Petani Tetap Bisa Menebus Pupuk Bersubsidi

oleh -
Kepala UPTD Pertanian Wilayah VI Jampangkulon, Yaya Kuswaya, S.P., M.P.

Wartawan Dicky Sopyan

Selama masa transisi implementasi Kartu Tani, para petani tetap bisa menebus pupuk bersubsidi. Walaupun belum memiliki Kartu Tani, asalkan namanya terdaftar pada sistem e-RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok) mereka bisa membeli pupuk dengan harga yang disubsidi pemerintah. 

banner 970x90

Hal itu dikatakan Kepala UPTD Pertanian Wilayah Vl Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Yaya Kuswaya, S.P.. M.P. menjawab pertanyaan petani yang belum memiliki Kartu Tani sebagai syarat dalam pembelian pupuk bersubsidi dari pengecer.

Ketentuan terkait masa transisi Kartu Tani dikaitkan dengan penebusan pupuk bersubsidi itu, kata Yaya, berdasarkan hasil koordinasi antara pemda dengan Kementerian Pertanian.

“Dalam koordinasi itu dicapai kesepakatan, selama masa transisi, petani yang sudah terdaftar dalam sistem e-RDKK namun belum memiliki Kartu Tani atau lantaran belum tersedianya Electronic Data Capture (EDC) Kartu Tani di kios pupuk, tetap bisa menebus pupuk bersubsidi secara manual,” ujar Yaya.

Menjelang musim tanam ini, kata dia, kegiatan petani tidak boleh terganggu. Penyaluran pupuk bersubsidi harus lancar. Karena itu agar penyaluran pupuk bersubsidi tetap lancar dan efektif serta tidak mengganggu persiapan petani menjelang masa tanam diberlakukan pengecualian bagi petani yang belum memiliki Kartu Tani.

Selain terdaftar di dalam e-RDKK, kata dia, para petani yang belum memiliki Kartu Tani harus memperlihatkan foto open camera lahan yang menunjukkan kondisi siap tanam dan persetujuan dari Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi.

“Dua syarat dokumen tersebut nantinya akan dijadikan dasar bagi produsen pupuk dalam menyalurkan pupuk bersubsidi. Para penyedia pupuk  selalu siap menyukseskan percepatan implementasi Kartu Tani yang tengah dipercepat oleh pemerintah,” kata dia.

Saat ini kalangan produsen pupuk terus berupaya untuk memastikan seluruh kios pupuk resmi berstatus Kios Pupuk Lengkap (KPL) yang sudah siap menerima transaksi penebusan pupuk bersubsidi menggunakan Kartu Tani. Para pemilik kios harus berkoordinasi dengan bank penanggung jawab Kartu Tani jika belum dilengkapi mesin debit atau EDC.

Selain itu, penyedia pupuk  berkoordinasi dengan bank-bank yang ditunjuk oleh pemerintah untuk menyerahkan data kios pupuk secara lengkap sebagai database yang dibutuhkan dalam penerapan Kartu Tani.  

Pada masa transisi tersebut, lanjut Yaya, penyedia pupuk dan pemilik kios terus berupaya agar ke depannya penerapan Kartu Tani dapat membuat penyaluran pupuk bersubsidi lebih berdisiplin dan akuntabel. (*)  

Print Friendly, PDF & Email