BPP Bahas Kebutuhan Pupuk dengan Gapoktan Desa Cipamingkis

oleh -
Pertemuan Gapoktan Desa Cipamingkis dengan BPP Kecamatan Cidolog untuk membahas rencana pengadaan pupuk bersubsidi tahun 2021. Dari kiri ke kanan Ketua Gapoktan Desa Cipamingkis Saepuloh, Kepala BPP Cidolog Asep Suhandar, dan Staf BPP Cidolog Rian Hidayat.

Wartawan Ari Jampang

Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi menggelar pertemuan dengan kelompok tani (poktan) se-Desa Cipamingkis, Kamis (22/10/2020). Pada rapat itu BPP Cidolog dan Gabungan Poktan (Gapoktan) Desa Cipamingkis membahas kebutuhan pupuk tahun 2021.

banner 970x90

Rapat diselenggarakan di Kantor BPP Kecamatan Cidolog Jalan Tegallega Cidolog. Pembahasan difokuskan pada verifikasi kebutuhan pupuk yang akan dimasukkan ke dalam sistem Rencana Definitif  Kebutuhan Kelompok (RDKK) elektronik atau e-RDKK pupuk bersubsidi.

Kepala BPP Cidolog Asep Suhandar mengatakan, rencana penyaluran pupuk bersubsidi setiap tahun harus dibahas dengan Gapoktan. Penentuannya harus berdasarkan musyawarah anggota kelompok tani.  

“Verifikasi e-RDKK ini diputuskan melalui musyawarah yang melibatkan kelompok tani. Dalam memutuskan kebutuhan pupuk tahun depan, pihak yang paling berperan adalah para petani,” ujar Asep.

Dengan demikian, kata dia, keputusan yang diambil pada pertemuan itu dapat memenuhi harapan para petani yang ada di Desa Cipamingkis. Asep yakin peran serta dan kiprah Poktan dan Gapoktan di Desa Cipamingkis dapat mendukung upaya mensejahterakan para petani.

Di Desa Cipamingkis terdapat 17 Poktan. Sebagai pejabat struktural di Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Asep memuji kesungguhan dan kepedulian anggota Poktan di Desa Cipamingkis dalam menjalankan program-program yang diluncurkan oleh pemerintah.

“Walaupun pengurus dan anggota Poktan itu tidak diberi gaji atau insentif dari pemerintah, mereka tetap kompak dalam bekerja keras dan berjuang untuk membela kepentingan petani,” ucap Asep.

Karena itu Asep merasa bangga dengan perjuangan Poktan dan Gapoktan Desa Cipamingkis yang tidak mengenal kata lelah untuk memajukan pertanian di desanya. Perjuangan dan kerja keras para petani itu, kata dia, pada akhirnya dapat memberikan kontribusi terhadap kemajuan pertanian di daerah.

Di tempat terpisah ketika dihubungi melalui telepon seluler, tokoh petani yang juga anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi Jawa Barat, H.A. Sopyan BHM, S.IP. menjelaskan, e-RDKK sangat penting sebagai bahan perencanaan dalam memajukan pembangunan pertanian. Dengan adanya RDKK, segala kebutuhan petani dapat direncanakan dan difasilitasi oleh pemerintah.

“Saya akan berjuang dengan sekuat tenaga di lembaga legislatif untuk mewujudkan kesejahteraan bagi para petani di Kota dan Kabupaten Sukabumi,” kata Sopyan.

Ketua Poktan Mekar Mukti Desa Cipamingkis, Kosim bersama rekan-rekan seperjuangannya saat mengikuti rapat pembahasan pengadaan pupuk tahun 2021.

Tekad dan kesiapan Sopyan dalam memperjuangkan nasib para petani mendapat apresiasi dari Ketua Poktan Mekar Mukti Desa Cipamingkis, Kosim. Sejak dulu, ujar Kosim, legislator provinsi itu selalu berjuang untuk memenuhi kebutuhan para petani di Sukabumi, juga termasuk di wilayah Cidolog. (*)

Print Friendly, PDF & Email