Memantau Transfer Bantuan BLT untuk Pelaku Usaha Mikro Bisa Melalui HP

oleh -

Wartawan Joko Samudro (PSN)

Mengecek status transfer Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk pelaku usaha mikro bisa dilakukan dari rumah. Pemohon bantuan tidak perlu mengantre sambil berdesak-desakan di bank penyalur dengan risiko menantang Virus Corona karena mereka bisa melakukannya di rumah.

banner 970x90

Salah satu situs untuk mengecek Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) tersebut adalah eform.bri.co.id/bpum untuk bantuan yang disalurkan melalui BRI. Pemkab Sukabumi mendesak bank penyalur untuk mengantisipasi terjadinya penumpukan antrean penerima BPUM. Kepada penerima bantuan, pemda minta untuk memeriksa status transfer BPUM dari HP android.

“Untuk mengetahui daftar penerima BLT BPUM sebesar 2,4 juta rupiah tidak perlu mengantre di bank. Itu berisiko. Cukup dari rumah melalui eform.bri.co.id/bpum dengan cara memasukkan nomor KTP,” kata Plt Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Sukabumi, Eki R. Rizki usai mengikuti rapat protokol kesehatan pencairan BPUM di Pendopo Sukabumi, Selasa (20/10/2020).

Untuk pencairan bantuan, ujar dia, karena waktunya cukup panjang yakni sampai dengan bulan Desember 2020, para penerima bisa bergiliran datang ke bank untuk mengurangi kerumunan. Dan jangan lupa selalu mengenakan masker, mencuci tangan ketika akan masuk ke dalam antrean, dan selalu menjaga jarak.  

“Kami imbau semua pihak yang terkait dengan penyaluran BPUM untuk mentaati dan melaksanakan aturan protokol kesehatan,” kata Eki.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Sukabumi, Eki R. Rizki.

Sementara bagi pelaku usaha mikro yang belum mendapatkan bantuan tersebut bisa mendaftarkan diri melalui Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DPKUKM) Kabupaten Sukabumi di Jalan Raya Cibolang Km. 7 Nomor 33, Desa Cimahi, Kecamatan Cicantayan. Pendaftaran susulan dibuka sampai dengan tanggal 13 November 2020.

Adapun syarat bagi pelaku usaha mikro yang mendaftarkan diri sebagai calon penerima BPUM antara lain WNI, memiliki KTP, mempunyai usaha mikro, bukan ASN, TNI/Polri serta Pegawai BUMN/BUMD, tidak sedang menerima kredit atau pembiayaan dari perbankan dan KUR, dan mempunyai Surat Keterangan Usaha (SKU) dari desa tempat domisili usaha.

Setelah  berkas diajukan lengkap, pemohon akan mendapatkan pemberitahuan melalui  SMS dari bank penyalur yaitu BRI atau BNI. Selanjutnya dilakukan verifikasi, setelah itu pemohon tinggal menunggu pencairan. (*)

Print Friendly, PDF & Email