Polsek Cireunghas Menjaring 25 Pelanggar Protokol Kesehatan

oleh -
Petugas dari Polsek Cireunghas menyampaikan arahan dan teguran lisan kepada pengendara sepeda motor yang tidak mengenakan masker pada Operasi Yustisi yang melibatkan petugas gabungan.

Wartawan Joko Samudro (PSN)

Operasi Yustisi dalam rangka penegakan aturan protokol kesehatan (protkes) di wilayah hukum Polsek Cireunghas Resor Sukabumi Kota memberlakukan sanksi yang cukup unik namun mendidik bagi para pelanggar aturan. Dalam operasi ini, polisi menjatuhkan sanksi sosial berupa kewajiban melafalkan Rukun Islam.

Tanpa pandang bulu, petugas Polsek Cireunghas yang mendapat dukungan personel dari TNI, Sat Pol PP, dan Puskesmas Cireunghas menyuruh si pelanggar protkes untuk menyebutkan poin-poin dari Rukum Islam yang lima itu.

Kegiatan operasi tersebut digelar di depan Mapolsek Cireunghas di Kampung Pamipiran, Desa/Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, Senin (19/10/2020). Sebanyak 25 pelanggar aturan protkes terjaring Operasi Yustisi.

Selama satu jam para petugas mengawasi sepeda motor yang melintas di depan Mapolsek Cireunghas. Mereka menghentikan kendaraan yang pengemudi atau orang yang diboncengnya tidak mengenakan masker. Setelah itu petugas menyampaikan pengarahan dan penjelasan seputar protkes. Tidak lama kemudian, aparat gabungan menjatuhkan sanksi sosial.

“Hari ini kami bersama-sama dengan Koramil, Sat Pol PP, dan Puskemas Kecamatan Cireunghas menggelar Operasi Yustisi. Petugas gabungan berhasil menjaring 25 warga yang tidak menerapkan protokol kesehatan,” kata Kapolsek Cireunghas, Iptu Ujang Taan di tempat Operasi Yustisi.

Selain menyebutkan Rukun Islam, sanksi lain yang diberlakukan berupa membersihkan jalan dan teguran lisan. Namun tidak hanya menerima teguran lisan dan sanksi sosial, para pelanggar juga menerima masker karena pada operasi tersebut juga dilakukan pembagian alat pelindung diri. (*)

Print Friendly, PDF & Email