Bawaslu Ingatkan Panwascam untuk Menjaga Integritas dalam Rekrutmen Pengawas TPS

oleh -
Ketua Bawaslu Kabupaten Sukabumi, Teguh Haryanto ketika menyampaikan arahan kepada peserta rapat koordinasi pembentukan Pengawas TPS.

Wartawan Aep Saepudin

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sukabumi, Teguh Hariyanto menegaskan dia dan jajarannya harus memastikan, Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) bukan berasal dari tim sukses (timses) salah satu pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati.

banner 970x90

Selain itu PTPS bukan anggota partai politik. Karena itu, dalam rekrutmen PTPS, kata Teguh, Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) harus menjaga dan mengutamakan integritas dalam rekrutmen PTPS.

Pernyataan Teguh itu disampaikan pada pembukaan Rapat Koordinasi Pembentukan PTPS untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi tahun 2020 bertempat di Hotel Santika Jalan Bhyangkara Kota Sukabumi, Kamis (8/10/2020).

“Kita harus memastikan bahwa PTPS yang terpilih bukanlah tim sukses pasangan calon ataupun anggota partai politik agar mereka bisa menjaga netralitas. Saya berharap kepada PTPS yang terpilih bisa menjaga sinergitas, intergitas, moralitas, dan profesionalisme,” ujar dia.

Rakor pembentukan PTPS diselenggarakan dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 secara ketat. Pesertanya berasal dari 47 Panwascam di Kabupaten Sukabumi.

“Salah satu tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman  kepada anggota Panwascam agar mereka tetap menjaga integritas dalam rekrutmen PTPS. Panwascam dapat melaksanakan tugas secara prosedural dan harus memastikan mereka memilih PTPS  terpilih sesuai prosedur dan persyaratan yang berlaku,” tuturnya.

Sementara itu Komisioner Bawaslu Kabupaten Sukabumi yang menjabat Koordinator Divisi SDM dan Organisasi, Nuryamah menyampaikan, pada rakor dibahas teknis dan persyaratan rekrutmen PTPS. Jumlah PTPS yang direkrut sama dengan jumlah TPS di Kabupaten Sukabumi yakni 5.171 orang atau 1 orang tiap TPS.

“Tugas PTPS adalah melakukan pengawasan di TPS mulai dari persiapan, pelaksanaan pencoblosan, sampai dengan penghitungan suara yang akan dilaporkan kepada pengawas tingkat desa dan kecamatan,” kata Nuryamah. (*)

Print Friendly, PDF & Email