Kebakaran di Cikurutug, Dua Rumah Habis Dilalap Api

oleh -
Rumah Rohmaniah dan Abah Muhatamah di Kampung Nyeungcleu Desa Cikurutug, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi habis dimakan api dalam kebakaran besar menjelang siang.

Wartawan Nanang Setiana

Dua rumah milik warga Kampung Nyeungcleu RT 003 RW 002 Desa Cikurutug, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi habis dimakan api dalam kebakaran hebat yang terjadi Kamis (8/10/2020) sekitar pukul 09.00 WIB. Diduga kuat kebakaran tersebut dipicu oleh korsleting listrik.

banner 970x90

Taksiran sementara, kerugian yang dialami pemilik rumah mencapai sekitar Rp100 juta. Kondisi terkini, para pemilik rumah yakni Rohmaniah (39) dan Abah Muhtamah (70) harus tinggal di rumah tetangganya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di tempat kebakaran, saat kejadian, pemilik rumah sedang bepergian. Warga sekitar tidak melihat nyala api sejak awal, mereka mengetahui adanya kebakaran setelah api membesar. Penduduk menyaksikan api sudah menguasai rumah Rohmaniah dan Muhtamah.  

Ketika melihat kobaran api, spontan warga  berdatangan ke tempat kebakaran. Mereka bergotong royong untuk memadamkan api dengan peralatan seadanya. Warga yang lain menghubungi aparat terkait untuk menginformasikan kebakaran dan meminta bantuan petugas.

Tidak berapa lama, satu unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) Unit Sukaraja tiba di lokasi. Dengan sigap dan gerakan cepat, para petugas Damkar menyemprotkan air untuk memandamkan api. Bersamaan dengan itu, warga juga mengguyur nyala api dengan air. Api pun perlahan mengecil dan akhirnya padam.

Anggota Satpol PP Kecamatan Cireunghas, Ojak yang ditemui di lokasi kebakaran mengatakan, pihaknya telah menginventarisir kerugian akibat bencana tersebut. Dia menegaskan, dalam kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa karena saat api berkobar, pemilik rumah sedang berada di luar rumah.  

Di tempat terpisah, Camat Cireunghas, H. Udin Saprudin mengungkapkan keprihatinnya terhadap dua warga Desa Cikurutug yang tertimpa musibah kebakaran itu. Dia tidak bisa pergi ke TKP lantaran sedang sakit. Untuk meringankan beban warganya itu, Camat Cireunghas sudah mendelegasikan stafnya untuk berkordinasi dengan pihak desa, Muspika, dan perangkat daerah terkait.

“Saya turut berduka. Untuk meringankan beban mereka kami telah berkordinasi dengan semua pihak dan melaporkan kejadian ini ke dinas terkait,” kata Udin saat dihubungi via telepon seluler. (*)

Print Friendly, PDF & Email