SDN Mekarjaya Selenggarakan Belajar Tatap Muka di Posyandu

oleh -
Kepala SDN Mekarjaya, Nasihin, S.Pd. (kiri) di tempat tugasnya.

Wartawan Suryana

Untuk menjaga semangat dan prestasi para siswa, SDN Mekarjaya menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka. Namun dalam pelaksanaannya,  KBM tatap muka itu dibatasi, baik jumlah siswa maupun durasi waktunya.

“Melalui belajar tatap muka atau di luar jaringan atau luring internet, kami ingin tetap menjaga dan meningkatkan semangat dan prestasi para siswa dalam belajar,” kata Kepala SDN Mekarjaya, Nasihin, S.Pd. ketika ditemui di kantornya di Kampung Pasiripis RT 11 RW 04 Desa/Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Kamis (1/10/2020).

Cara belajar luring internet itu merupakan selingan dari metode belajar di rumah (BDR) dalam jaringan (daring) internet. Selama ini sistem belajar secara daring tidak membuat para siswa lebih bersemangat dalam mengikuti pelajaran. Bahkan, semangat para siswa cenderung berkurang.

“Sebagian siswa kurang semangat dengan belajar melalui internet. Partisipasi mereka terhadap proses belajar mengajar juga cukup rendah. Makanya kami menyelenggarakan sistem belejar tatap muka secara terbatas,” ujar Nasihin.

Pelaksanaan belajar secara tatap muka dilaksanakan dua minggu sekali. Tempatnya bukan di ruang kelas, melainkan di Saung Posyandu yang terletak di dekat SDN Mekarjaya.

Jumlah siswanya dibatasi dan diberlakukan sistem bergilir. Secara berkala, tempat belajar tersebut disemprot dengan cairan disinfektan untuk membunuh segala jenis bakteri dan virus.  

“Tentu saja kami menerapkan protokol kesehatan. Para siswa harus menggunakan masker dan menjaga jarak ketika berada di tempat belajar,” jelas dia.

Secara keseluruhan, para siswa mengikuti pelajaran selama 5 hari Senin sampai Jumat, 2 hari tatap muka dan 3 hari BDR. Guna menunjang kelancaran KBM tersebut, sekolah memberikan buku paket kepada para siswa.

Berbagai piala atas prestasi SDN Mekarjaya.

Sebenarnya, lanjut Nasihin, SDN Mekarjaya telah mengajukan permohonan penyelenggaraan belajar tatap muka secara luring internet di sekolah kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi. Permintaan tersebut diajukan sejak awal bulan September 2020.

“Namun sampai sekarang permohonan dari kami itu belum dikabulkan oleh dinas,” kata dia.

Padahal, SDN Mekarjaya telah menempuh semua mekanisme dan segenap persyaratan. Nasihin telah mengajukan permintaan ke Gugus Tugas Covid-19 tingkat kecamatan untuk proses sterilisasi, mengumpulkan pernyataan orang tua, dan persetujuan komite sekolah. (*)

Print Friendly, PDF & Email